Close

Sering Ditolak Warga sebagai Tempat Pembuangan Sementara, DLH Sulap Kontainer Sampah jadi Lokasi Hijau dan Sejuk Di Daerah Kota Padang

lokasi hijau dan sejuk— DLH Kota Padang membuat inovasi dengan membangun kawasan tempat pembuangan sampah sementara yang hijau dan sejuk di kawasan Pantai Padang.

ALAI BARU, METRO–Banyaknya penolakan warga yang dijadikan tem­pat pembuangan sampah, membuat Dinas Ling­ku­ngan Hidup (DLH) mem­buat terobosan baru. DLH menyulap lokasi-lokasi kon­­­tainer menjadi kawa­san hijau dan indah.

Saat ini, ada beberapa lokasi TPS yang bakal disu­lap menjadi hijau. Yakni di kawasan Flamboyan, Pa­teng­gangan,  di bawah jem­­­batan Muaro Lasak dan Da­­nau Cimpago. “Program ini bernama Green Fresh Container (lokasi kontainer yang hijau dan menyejukkan).  Yaitu me­ngu­bah tampilan titik lokasi kon­tainer dengan vegetasi dan taman ver­tikal,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Pa­dang, Mai­rizon, Rabu (2/6).

Ia mengatakan, lokasi pe­nempatan kontainer akan ditanami pohon pene­duh dan taman vertikal sehingga titik lokasi pe­nem­patan kontainer men­ja­di indah dan jauh dari kesan kumuh. Lokasi kon­tainer yang hijau, asri dan indah akan menciptakan estetika lingkungan dan berkontribusi menciptakan udara segar di sekitar lo­kasi tersebut.

Program ini sudah per­nah dilakukan sebelum­nya, yakni di lokasi samping Masjid Al-Hakim, Pantai Padang. Dan, saat ini yang sedang dilakukan adalah di jembatan Mara­palam.

Saat ini Kota Padang dengan 104 kelurahan me­miliki 133 titik lokasi pe­nem­pa­­tan kontainer (TPS). Be­berapa lokasi penem­pa­tan kontainer sampah me­mi­­liki permasalahan yang per­lu dicarikan solusinya, se­­perti titik lokasi berada di ping­gir jalan raya, lokasi wi­sata, kawasan peru­ma­han, dan lainnya.

Penempatan kontainer ada yang ditolak oleh war­ga. Untuk pemindahan ke­ti­tik lainnya, pihak kelu­rahan dan kecamatan ka­dang tidak mendapatkan lok­asi baru karena peno­lakan warga itu. Di satu sisi, keberadaan kontainer pa­da titik titik lokasi penem­patan tersebut sebagai tempat penumpukan sam­pah sementara (TPS) ada­lah untuk memudahkan terangkutnya sampah ke lokasi pemprosesan sam­pah akhir (TPA) Aie Dingin.

Dijelaskan, semakin jauh jarak antara lokasi kontainer satu sama lain maka ke­mung­kinan tim­bul­nya TPS liar akan semakin tinggi. Penempatan kon­tainer me­ru­pakan kewe­nangan lurah/camat na­mun hal ini ter­ka­dang tidak menghasilkan titik temu. “Untuk kasus TPS Masjid Al-Hakim, Pantai Padang, kita telah menga­da­kan rapat dengan camat dan lu­rah untuk pemindahan­nya, na­mun tidak berhasil. Se­men­tara itu, sampah te­tap harus dikelola dan di­tun­tas­kan pembersihan­nya,” ulas Mairizon.  (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top