Menu

Serahkan Surat, Andre Rosiade Minta Kapolda Tuntaskan Kisruh Plasma Sawit PT LIN

  Dibaca : 281 kali
Serahkan Surat, Andre Rosiade Minta Kapolda Tuntaskan Kisruh Plasma Sawit PT LIN
SERAHKAN SURAT— Anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade menyerahkan surat kepada Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto, Kamis (17/6) malam di rumah dinas Kapolda Sumbar, Jalan Rasuna Said.

RASUNA SAID, METRO–Anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade menyerahkan surat kepada Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto, Kamis (17/6) malam di rumah dinas Kapolda Sumbar, Jalan Rasuna Said, Kota Padang. Surat itu disampaikan Andre, menyusul pengaduan dari ninik mamak Kinali dan cucu kamanakan masya­rakat adat Kinali, Pasaman Barat (Pasbar), Selasa (8/6) lalu.

“Kami mendapatkan informasi ini dari warga Kinali Pasbar, disusul de­ngan surat resmi terkait per­masalahan pem­ba­ngu­nan kebun masya­rakat (plas­ma) oleh PT LIN (La­ras Inter Nusa) yang ber­larut-larut sejak tahun 2008. Penuntutan hak pem­ba­ngu­nan kebun masyara­kat (plasma) tersebut dida­sar­kan pada aturan hukum ne­gara yang berlaku,” kata Anggota Fraksi Partai Ge­rin­dra DPR RI ini, Jumat (18/6) kepada wartawan.

Menurut Andre Ro­sia­de, warga Kinali itu melan­das­kan kepada UU RI  No­mor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan pasal 58 ayat (1). Dimana peru­sahaan yang memiliki Izin Usaha Perkebunan (IUP) wajib memasilitasi pem­bangu­nan kebun masya­rakat pa­ling rendah minimal 20 per­sen dari total luas yang diusahakan oleh peru­sa­haan perkebunan.

“Kedua, Peraturan Men­­­­teri Pertanian Nomor: 26/Permentan/OT.140/2007 tentang pedoman izin usa­ha perkebunan, dijelaskan bahwa, perusahaan wajib membangun kebun untuk masyarakat paling rendah seluas 20% dari total luas areal kebun yang diusa­ha­kan oleh perkebunan,” ka­ta ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) itu.

Selain itu, katanya, juga ada Keputusan Bupati Pa­sa­man Barat Nomor: 188.45/256/BUP.Pasbar/2007 dan Nomor: 188.45/597/BUP-PASBAR/2008. Di­ma­na PT. Laras Inter Nusa (PT. LIN) wajib mem­bangun kebun plasma niniak ma­mak minimal 20 persen dari lahan yang diusaha­kan.

“Oleh sebab itu, saya meminta kepada Bapak Kapolda untuk dapat melin­dungi, mengayomi dan melayani masyarakat uta­manya di lingkungan ma­syarakat Kinali tersebut agar tercipta ketertiban sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang ber­laku. Kami minta kerja sama dari Kapolda dan jajaran, terkait persoalan di PT LIN ini,” kata Andre Rosiade.

Andre Rosiade sangat mengapresiasi sikap Ka­pol­da Sumbar dan jajaran­nya yang melakukan lang­kah-langkah persuasif da­lam menyelesaikan ma­salah di Kinali, Pasbar itu. “Kami melihat pak Kapolda bersikap ninik mamak da­lam menyelesaikan masa­lah ini. Semoga bisa segera dituntaskan, baik warga bisa menerima hak mereka dengan baik, dan peru­sahaan, dalam hal ini PT LIN juga tidak merasa diru­gikan,” katanya.

Kapolda Toni Harmanto menyebutkan, persoalan plasma PT LIN di Kinali, Pasbar memang sudah masuk dalam atensi Polda Sumbar. Mereka juga su­dah mengirimkan personel ke Pasbar, karena sempat terjadi pemblokiran lahan di kawasan itu. “Terima kasih Pak Andre Rosiade, suratnya sudah kami teri­ma. Polda Sumbar akan se­lalu bersikap profesional dalam menangani semua persoalan di Sumbar,” ka­ta­nya.

Bahkan, Kapolda me­nyebut, dia akan langsung mengundang semua pihak yang terkait dengan ma­salah ini, baik ninik mamak, perusahaan, DPRD Pasbar, Pemkab Pasbar dan lain­nya duduk bersama me­nyelesaikan masalah ini. “Pekan depan kami akan undang dan kumpulkan semua pihak untuk mencari ja­lan keluar masalah ini,” kata Kapolda. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional