Menu

Sepeda Motor Tukang Ojek Dilarikan Teman

  Dibaca : 246 kali
Sepeda Motor Tukang Ojek Dilarikan Teman
PELAPOR— Putri, pelapor kehilangan motor yang diduga dilarikan teman suaminya memerlihatkan surat laporan dari Polresta Padang.

PADANG, METRO
Berhati-hatilah dalam memilih teman jika tidak ingin menimpa kemalangan seperti yang dialami oleh Putri Intan Ramadhani (32). Sepeda motor yang sehari-hari digunakan oleh suaminya untuk bekerja sebagai driver ojek online (Ojol) malah di bawa kabur oleh temannya sendiri.

Kejadian tersebut menimpa Putri warga Ampang, Kampung Koto RT 3 RW 3, Kelurahan Ampang, Kecamatan Kuranji yang sehari hari bekerja sebagai ibu rumah tangga tersebut pada bulan September yang lalu, dimana sepeda motor suaminya dibawa lari oleh pelaku berinisial NV.

“Kejadian pada tanggal 13 September yang lalu sekitar pukul 23.45 WIB. Saat itu pelaku yang merupakan teman dari kakak saya datang ke rumah dengan alasan ingin melihat anak saya yang baru lahir,” ujar Putri saat dihubungi POSMETRO Jumat (11/12).

Disebutkannya, dia yang saat itu sedang menggendong anaknya tidak terlalu memperhatikan tingkah dari pelaku yang sedang bercengkrama dengan suaminya. “Pelaku ini pun juga sempat meminta menumpang menginap di rumah kami, namun tidak kami ijinkan. Setelahnya, pelaku ini kemudian berniat meminjam sepeda motor suami saya, namun juga tidak kami beri izin,” sebutnya.

Tidak lama berselang, suaminya yang kebelet ingin pergi buang air langsung meninggalkan pelaku di ruang tamu, dengan kunci sepeda motor yang juga ditinggalkan di atas meja dekat pelaku duduk.

“Kami yang sudah kenal dan merasa pelaku ini orang baik, tidak sedikitpun menaruh curiga kepadanya. Namun tiba-tiba pelaku ini mengambil kunci sepeda motor dan berlari keluar yang kemudian membawa kabur sepeda motor yang terparkir di halaman depan,” ungkapnya.

Dirinya mengakui melihat hal tersebut, namun dia yang tengah menggendong anaknya tersebut tidak kuasa dan tidak bisa berbuat apa-apa. Melihat pelaku yang melarikan sepeda motor milik suaminya.

“Keesokan harinya kami melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Padang. Namun sampai saat ini belum ada kejelasan dari pihak kepolisian terkait hal tersebut,” katanya.

Dia bersama anggota keluarganya yang lain pun telah berusaha mencari keberadaan pelaku dan motor miliknya. Namun pihak keluarga pelaku yang didatangi, mengaku tidak tahu menahu keberadaan pelaku.

“Kami hanya berharap polisi segera menangkap pelaku, dan menemukan kembali sepeda motor tersebut. Sepeda motor tersebut adalah pariuak bareh-nya kami. Sebelum melahirkan Saya sempat membantu keuangan keluarga dengan ikut membantu-bantu seseorang berjualan sate. Namun pasca melahirkan, saya tidak bekerja, dan suami yang sekali-kali menggantikan saya di tempat sate untuk menambah uang belanja keluarga,” sebutnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda yang dikonfirmasi terkait hal tersebut membenarkan adanya laporan korban dengan nomor laporan polisi nomor LP/493/B/IX/2020/Resta SPKT Unit I tanggal 14 September 2020. “Penyelidikan masih terus berjalan, dan Kami masih terus menjalin komunikasi dengan korban,” ujarnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional