Menu

Seniman Diminta Kembangkan Seni Gandang Sarunai

  Dibaca : 101 kali
Seniman Diminta Kembangkan Seni Gandang Sarunai
PAPARKAN—Dosen Prodi Seni Kerawitan ISI Padangpanjang Dr Rafiloza memaparkan memainkan seni gandang sarunai pada peserta workshop yang dilakukan Disparbud Solsel di Gedung Serba Guna Lundang, pekan lalu.

SOLSEL, METRO
Institut Seni Indonesia (ISI) Padangpanjang Sumbar apresiasi Pemkab Solosel yang telah mendukung pelaku seni dalam mengembangkan seni gandang sarunai.”Selama ini, irama dari ‘gandang sarunai masih tradisi saja, atau lagu/irama dari dagang tersebut masih itu keitu saja. Seperti yang selama ini dimainkan pemain gendang serunai di Ujung Jalan Pauh Duo dan sekitarnya,” kata Dr. Rafiloza SSn MSn saat menjadi nara sumber di workshop “Seni Tradisi Gandang Sarunai’ di gedung serbaguna Nagari Pasir Talang Barat baru-baru ini.

Rafiloza mengungkapkan, melalui kegiatan workshop ini ke depan konsep irama gadang serunai di Solsel akan bisa berkembang dengan beragam irama.Artinya, kedepan irama gendang serunai ini oleh pelaku seni di Solsel akan bisa dikembangkan setahap demi setahap dan sudah tidak tradisi lagi. Berkembangnya gendang serunai itu nanti, bersamaan dengan berubah pula namanya.

Dicontohkannya, dulu ada namanya kesenian telempong pacik, setelah ada pembaharuan oleh seniman berubah namanya seni telempong goyang,”. Hal ini juga bisa juga dilakukan oleh para seniman gendang serunai, “ ungkapnya. Bahkan Rafiloza menilai, saat ini pemuda di nagari masih ditemukan sangat alergi dengan yang namanya seni memainkan gendang serunai.Hal ini bukan karena tidak suka dengan irama atau bunyi gendang serunai itu, akan tetapi untuk memainkan gedang serunai itu sendiri yang sangat sulit, terutama untuk mencari bunyi atau irama dari gandang tersebut.

Bahkan dikampus saja bisa habis waktu enam bulan untuk mencari bunyi gendang tersebut. Ketika ditanya potensi pelaku seni gendang serunai di Solsel untuk melakukan perubahan dan pengembangan seni irama gendang serunai tersebut, Rafiloza menyatakan keoptimisannya.Karena peluang untuk melakukan pengembangan seni ‘ gandang sarunai’ itu pelaku seni di daerah telah mendapat dukungan dari pemerintah. Tinggal kedepan, harus diperbanyak lagi untuk melakukan iven-iven seni gendang serunai, baik di tingkat nagari, kecamatan hingga ke tingkat kabupaten.

Sekretaris Disparbud Solsel, Yolni Hendra mengatakan, pemkab akan berupaya untuk terus melakukan pengembangan seni-seni tradisionil yang ada di daerah ini.”Selama ini, dalam berbagai acara pihaknya sudah sering menampilkan beragam kesenian dan beragam seni musik tradisional, “ kata Yolni.

Ke depan, yang masih diperlukan adalah penguatan anggaran untuk melakukan pembinaan, pengembangan dan untuk penyelenggaraan iven seni musik tradisionil dalam rangka melestarikan dan sekaligus memotivasi pelaku seni tradisional.(^/afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional