Menu

Sengketa Pilkada Kabupaten Solok, PTTUN Kabulkan Gugatan Balon Iriadi

  Dibaca : 233 kali
Sengketa Pilkada Kabupaten Solok, PTTUN Kabulkan Gugatan Balon Iriadi
WAWANCARA— Balon Bupati Kabupaten Solok Iriadi Dt Tumanggung memberikan keterangan kepada wartawan soal putusan bernomor: 3/G/Pilkada/2020/PT.TUN-MDN tanggal 3 November 2020 terkait gugatannya dikabulkan PTTUN Medan.

PADANG, METRO
Pengadilan  Tinggi Tata Usaha Negara  (PTTUN) Medan mengabulkan gugatan  Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Solok Iriadi Dt Tumanggung, dalam putusan bernomor: 3/G/Pilkada/2020/PT.TUN-MDN tanggal 3 November 2020. Dalam perkara ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Solok sebagai tergugat.

Sebelumnya, seperti diketahui Iriadi Dt Tumanggung merupakan bakal calon bupati Solok dengan menggandeng Agus Syahdeman sebagai bakal calon wakilakil bupati yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) oleh KPU Kabupaten Solok untuk menjadi calon bupati.

Pada keterangan persnya kepada media,  Iriadi Dt Tumanggung merilis, dalam persidangan di PTTUN Medan yang digelar selama 5 hari, yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Riyanto dan Hakim Anggota Budhi Nasrul dan Kamer Togatorop.

“Dalam putusan sebanyak 89 halaman tersebut, PTTUN Medan mengabulkan gugatan saya selaku penggugat seluruhnya, kemudian menyatakan batal Keputusan Tergugat Nomor 80/PL.02.3-Kpt/1302/KPU-Kab/IX/2020 tanggal 23 September 2020 Tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok Tahun 2020,” kata Iriadi di  Hotel Pangeran Beach Rabu (4/11) .

Dalam putusan tersebut, Iriadi menerangkan,  kemudian mewajibkan, tergugat mencabut keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Solok Nomor 80/PL.02.3-Kpt/1302/KPU-Kab/IX/2020 tanggal 23 September 2020 Tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020.

Selanjutnya, mewajibkan tergugat untuk menerbitkan kembali keputusan Tentang Penetapan Pasangan Calon Peserta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok Tahun 2020 menjadi 4 pasangan calon termasuk Ir. H. Iriadi Dt Tumanggung dan Agus Syahdeman. “Terakhir, menghukum tergugat untuk membayar biaya perkara sebesar Rp446.000 (empat ratus empat puluh enam ribu rupiah),” ujar Iriadi.

Iriadi menegaskan, pihaknya menunggu sikap KPU Kabupaten Solok atas putusan PTTUN Medan ini. “Apakah KPU Kabupaten Solok menerima putusan PTTUN Medan, atau kasasi ke Mahkamah Agung. Jika kasasi, saya meminta untuk pembatalan Pilkada se Sumbar termasuk Pemilihan Gubernur. Harapan saya diakomodir dan masuk paslon nomor urut 4,” bebernya. “Saya tidak lagi memikirkan pencalonan lagi, tapi ingin membuktikan penyelenggara kita masih cara lama atau bermain,” sambung Iriadi.

Sebelumnya, Iriadi Dt Tumanggung yang diputus tidak lolos dalam pencalonan Bupati Solok, mendaftarkan gugatannya ke Bawaslu Solok. Sebelumnya, Iriadi ditetapkan KPU Kabupaten Solok tidak lulus uji kesehatan, berdasarkan rekomendasi IDI Sumbar.

Pihak Iriadi kemudian memeriksa ulang kesehatannya di  di Rumah Sakit Jantung DKI Jakarta dan Rumah Sakit Semen Padang Hospital. Hasilnya, dokter menyatakan sehat Sementara dihubungi terpisah, Kuasa Hukum KPU Kabupaten Solok Aermadepa mengatakan, pihaknya masih menunggu putusan dari PTTUN Medan tersebut. “Saat ini KPU Kabupaten Solok sedang konsultasi dengan KPU Republik Indonesia,” kata Iriadi singkat. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional