Menu

Sempat Dirawat di Rumah Sakit, GM Pelindo Teluk Bayur Meninggal Akibat Corona

  Dibaca : 152 kali
Sempat Dirawat di Rumah Sakit, GM Pelindo Teluk Bayur Meninggal Akibat Corona
Ilustrasi

PADANG, METRO
Terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona (Covid-19), General Manager PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur, Wardoyo meninggal dunia saat menjalani perawatan di Semen Padang Hospital (SPH), Senin (14/9) sekitar pukul 12.30 WIB. Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal. Dirinya mendapat kabar duka itu dari pihak SPH dan Wardoyo memang sudah dirawat di rumah sakit itu lebih kurang sejak satu bulan yang lalu.

“Iya benar, meninggal dunia di SPH. Beliau (Wardoyo) punya penyakit penyerta. Sudah 1 bulan lebih kurang dirawat,” kata Jasman Rizal, melalui keterangan tertulis, Senin (14/9) siang.

Sementara itu, Direktur Utama Semen Padang Hospital, Farhaan Abdullah menyebutkan, GM Pelindo itu meninggal dunia sekitar pukul 12.30 WIB. Wardoyo dirawat sejak tanggal 5 September 2020.

“Sepuluh hari yang lalu dirawat. Penyelenggaraan jenazah sesuai protokol Covid-19. Pakai ventilator hampir satu Minggu. Wardoyo positif Covid-19 dengan comorbid atau penyakit penyerta. Umur 57 tahun, kita sudah lakukan semua tindakan sesuai kaidah kedokteran maksimal. Cuma Allah berkata lain,” tutur Farhaan.

Sementara itu, Kepala Humas PT Pelindo II Cabang Teluk Bayur, Ribut Heru Santoso mengatakan pimpinannya itu meninggal dunia dalam usia 56 tahun. Sebelumnya beliau sempat dirawat di rumah sakit itu sekitar 15 hari lalu karena komplikasi.

“Awalnya, Wardoyo masuk rumah sakit karena diperkirakan mengidap penyakit DBD. Sebelum dirawat di rumah sakit, beliau belum dinyatakan positif corona,” kata Ribut Heru.

Ribut Heru menginformasikan kalau jenazah tidak bisa dibawa ke Jakarta untuk dimakamkan. Beliau dimakamkan di pemakaman Bungus Teluk Kabung Padang sesuai dengan protokol kesehatan dan dengan persetujuan pihak keluarga.

“Pemakaman beliau baru saja selesai, jenazah dikebumikan di pemakaman Bungus sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19,” katanya.

Sementara itu, Ribut Heru menegaskan, dengan adanya peristiwa seperti ini kegiatan di Teluk Bayur tetap stabil. “Kerjaan di Teluk Bayur alhamdulillah tetap berjalan dengan protokol kesehatan,” tegasnya.

Bahkan, Ribut Heru menuturkan, setelah mengetahui GM Pelindo II Teluk Bayur tersebut terindikasi Covid-19, semua karyawan melakukan tes swab selama 3 hari berturut-turut.

“Setelah kita tahu bahwa beliau positif corona, jadi kami semua karyawan malakukan tes swab selama 3 hari, dan alhamdulillah hasilnya sudah negatif, dan untuk bagi karyawan yang belum keluar hasilnya tidak kami perbolehkan ke kantor untuk sementara,” terangnya.

Ribut Heru menambahkan, selama pandemi ini Wardoyo hanya bekerja di kantor saja dan jarang sekali selama pandemi ini melakukan perjalanan ke luar kota dalam bertugas. Atas nama Pelindo II Teluk Bayur, sangat berterima kasih atas kinerja yang sudah diberikan Wardoyo.

“Kami sangat merasa kehilangan, beliau adalah sosok pemimpin yang ramah, bertanggung jawab dan tegas dalam bekerja, saya doakan semoga beliau ditempatkan disisiNya, amin,” tutupnya. (heu)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional