Menu

Sembilan Santri Ponpes Al-Hafidz Ibnu Hajar Bertolak ke Yaman

  Dibaca : 69 kali
Sembilan Santri Ponpes Al-Hafidz Ibnu Hajar Bertolak ke Yaman
Lanjutkan Pendidikan ke Yaman, 9 Santri Ponpes Al-Hafidz Ibnu Hajar Matur Dilepas Gubernur Sumbar.

Sembilan santri Pondok Pesantren Al-Hafidz Ibnu Hajar Jorong Gajah Mati, Nagari Lawang, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, melanjutkan pendidikan ke Yaman. Keberangkatan san­tri ini dilepas Gubernur Sum­bar Mahyeldi di Ponpes Al-Hafidz Ibnu Hajar, Selasa (7/9).

Pelepasan ini turut dihadiri Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah, Kasi Pendidikan Diniyah dan Ponpes Kankemenag Agam, Yunaldi, Camat Matur, Edo Aipa Pra­tama, pengurus serta pimpinan ponpes dan lainnya. “Semoga perjalanan santri kita ini untuk melanjutkan pendidikan ke Yaman dimudahkan oleh Allah SWT, serta ilmu yang ditimba bermanfaat bagi u­mat,” ucap Mahyeldi.

Ia berharap, santri ini dapat mendalami ilmu agama Islam di Yaman, sehingga setelah kembali ke Indonesia khususnya Sumbar dan A­gam, menjadi contoh dan panutan bagi masyarakat secara luas. Dikatakan Mahyeldi, Kabupaten Agam banyak miliki pondok pesantren, bahkan sejak 2004 Pemprov Sum­bar telah berikan perhatian bagi santri yang me­lanjutkan pendidikan di perguruan tinggi, baik di Indonesia maupun luar negeri.

“Hingga kini perhatian itu terus diberikan, bahkan ta­hun ini banyak santri- santri kita yang melanjutkan pendidikan ke luar negeri, seperti negara di timur tengah termasuk Turki, Mesir dan hari ini dilepas ke Yaman,” te­rangnya.

Ini menurutnya, upaya menghadirkan tokoh-tokoh baru di Sumatera Barat, serta mengembalikan sejarah Minangkabau sebagai gu­dang­nya para ulama yang terkenal di seluruh dunia.

Kepada generasi muda, gubernur ajak persiapkan diri untuk masa akan datang, agar Sumbar bisa hadirkan generasi berkualitas yang menjadi penentu keberlanjutan sejarah republik ini. “Se­bab kemerdekaan repu­blik ini tidak lepas dari peran para ulama dan tokoh yang bera­sal dari Sumbar,” sebutnya.

Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah berharap, sepulang santri ini ke Indonesia agar dapat menjadi insan yang tangguh di bidang agama Islam, sehingga dapat membawa negara ini ke arah lebih baik dan beradat. “Selamat kepada santri yang dilepas hari ini untuk melanjutkan pendidikan ke Yaman, meski ini butuhkan tantangan tapi kita harap jadi penyemangat dalam menuntut ilmu,” ujar Irwan.

Kesembilan santri yang melanjutkan pendidikan ke Yaman adalah Zulkarnaini, Muhammad Jundi, Muhammad Rizal, Fauzi Tiawarman, Reza Pradana, Dendi Kurniawan, Yuhan Rais Salsabil, Yusrizal dan Muhammad Fa­iq. Mereka diantar pimpinan Ponpes Ustadz Efendi Syamsuar Labai Marajo, yang berangkat ke Jakarta 10 September 2021 dan langsung ke Yaman. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional