Close

Selesaikan Berbagai Persoalan di Koto Baru, Perantau dan Unsur Nagari Duduk Baropok

KATA SAMBUTAN— Bupati Solok, Gusmal memberikan kata sambutan saat menghadiri kegiatan Duduak Baropok di Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung di SDN 03 Koto Baru. ( eriviko/posmetro )

SOLOK, METRO – Duduk Baropok, merupakan budaya masyarakat Minang dalam menyelesaikan setiap persoalan ditengah-tengah masyarakat. Sehingga apapun yang menjadi keputusan menjadi tanggung jawab bersama.

Setidaknya budaya Duduak Baropok ini digelar oleh masyarakat Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok dengan para perantau guna membicarakan banyak hal menyangkut kemajuan nagari. Bahkan budaya ini akan dijadikan model bagi nagari-nagari di Kabupaten Solok dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi.

Bupati Solok, Gusmal yang ikut dalam pelaksanaan kegiatan Duduk Baropok Nagari Koto Baru yang digelar di SDN 03 Koto Baru menilai, kegiatan ini sangat positif. Dan diharapkan budaya ini kembali dijadikan cara dalam membahas setiap kepentingan masyarakat dan nagari.

“Saya mengapresiasi pelaksanaan Duduk Baropok warga Nagari Koto Baru dalam upaya mencarikan solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi. Dan budaya ini akan kita jadikan model bagi nagari lain dalam membangkitkan kembali budaya musyawarah,” ujar Gusmal.

Menurutnya, momen pulang basamo diharapkan tak hanya menjadi momentum masyarakat di nagari untuk merajut tali silaturrahim. Namun juga bagaimana menjaring ide dan gagasan pemikiran dari perantau yang pulang ke kampung halaman.

Terhadap Nagari Koto Baru, Gusmal menilai, akan banyak tantangan yang dihadapi oleh nagari berpenduduk 26 ribu jiwa tersebut di masa yang akan datang. Apalagi tingginya angka pertambahan penduduk melalui pertumbuhan perumahan yang dibangun di daerah itu.

“Koto Baru dalam indeks nagari membangun, sudah tergolong nagari maju. Terhadap itu, perlakuannya pun berbeda dengan nagari lain. Pembangunan tak lagi difokuskan dalam bentuk pembangunan fisik, namun porsi membangun sumberdaya manusia lebih diutamakan,” tambahnya.

Untuk itu ungkapnya, wali nagari dan BPN harus menjadikan rekomendasi dan hasil Duduk Baropok ini, menjadi acuan dalam menyusun kebijakan untuk kemaslahatan masyarakat di masa mendatang. Pemerintah lanjutnya akan mendukung setiap keputusan pemerintah nagari yang dihasilkan melalui musyawarah, terutama dalam menyikapi penyakit masyarakat yang berkembang dengan pesat.

Kegiatan Duduk Baropok tersebut yang diikuti sedikitnya 120 orang peserta dari berbagai unsur yang ada di nagari dan perantau. Kegiatan ini memang diharapkan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat. (vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top