Menu

Selasa, Agam Tertinggi Penambahan Kasus Covid-19 di Sumbar, Klaster Baralek jadi Biang Kerok

  Dibaca : 434 kali
Selasa, Agam Tertinggi Penambahan Kasus Covid-19 di Sumbar, Klaster Baralek  jadi Biang Kerok
Ilustrasi

AGAM, METRO
Hingga Selasa (1/9), kasus pasien positif virus corona (Covid-19) melejit di Kabupaten Agam, melejit. Ini menjadi kasus tertinggi di Sumbar. Dikonfirmasi, warga Agam yang positif Covid-19 bertambah sebanyak 33 orang, sehingga total akumulatif 149 orang.

Kepala Bidang Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Agam Tri Pipo menyebutkan, hingga Selasa jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Agam mengalami penambahan sebanyak 33 pasien. “Sebanyak 33 warga Agam yang terkonfirmasi positif terinfeksi Covid-19 tersebut antara lain 14 warga berasal dari Kecamatan Palembayan, Matua 13 orang dan di Kecamatan IV Koto sebanyak 6 orang,” ujar Tri Pipo.

Dikatakan Tri Pipo, peningkatan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam ini termasuk dipicu acara resepsi pernikahan (baralek-red). ”Klaster hajatan baralek ini membentuk klaster baru penyebaran Covid-19 terbesar di Kabupaten Agam. Sebanyak 14 dari 33 kasus positif pada Selasa (1/9), didominasi hasil tracing dari Kluster baralek di Kecamatan Palembayan,” ujar Tri Pipo.

Dikatakan, klaster baru penyebaran Covid-19 di Kecamatan Palembayan ini terbentuk saat ada warga yang menggelar resepsi pesta pernikahan tidak sesuai dengan protokol kesehatan.

Karena semakin tingginya penambahan angka kasus positif Covid-19 di Kabupaten Agam, yang penyebarannya dominan berasal dari klaster kegiatan hajatan pesta perkawinan, mulai Selasa (31/8) Bupati Agam Indra Catri keluarkan Instruksi Bupati Agam Nomor 3 Tahun 2020 tentang penghentian sementara kegiatan pesta perkawinan dan kegiatan hiburan atau panggung terbuka. Hal ini untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Menurut Indra Catri, jika masyarakat mau mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, jaga jarak dan sering mencuci tangan, masyarakat bisa hidup berdampingan Covid-19 tanpa tertular. “Jika ini dijalankan saya rasa kita akan terhindar dari penularan virus Covid-19 ini,” tutur Indra Catri. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional