Close

Selamatkan Air dengan Menanam Pohon

TANAM POHON— Direktur Pengembangan Jaringan Sumberdaya Air, Ir Edy Juharsyah, M.Tech, Wali Kota Padang, Mahyeldi, Kepala Dinas PSDA Sumbar, Rifda Suriani, Kepala BWSS V, Maryadi Utama dan perwakilan Forkopimda menanam pohon secara simbolis di Taman Edukasi Bencana di objek wisata Danau Cimpago.

PURUS, METRO – Sumber daya air harus dijaga. Oleh karena itu, seluruh stakeholder harus terlibat. Salah satu upaya menjaga sumber daya air itu dengan melakukan penanaman pohon.

Direktur Pengembangan Jaringan Sumberdaya Air, Kementerian PUPR, Ir Edy Juharsyah mengatakan, penanaman pohon merupakan upaya konservasi yang dilaksanakan bagi daerah kawasan yang sudah seharusnya menjadi penyangga konservasi air, namun berkurang fungsinya.

Saat ini, Kementerian PUPR melaksanakan penanaman pohon di seluruh provinsi di Indonesia melalui kegiatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), Senin (17/12). Kegiatan ini merupakan peringatan Hari Bakti PUPR ke-73 dan HUT Dharma Wanita Nasional tahun 2018.

“Dengan kegiatan penanaman pohon ini, kita konsen menyelamatan air di seluruh Indonesia. Selain penanaman pohon, kita juga bersama-sama masyarakat membersihkan sumber dan daerah aliran air dari sampah. Sampah yang dibuang ke tempatnya, membuat kualitas air di sungai dan danau, meningkat,” ujar Edy saat kegiatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) yang dilaksanakan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) V di Taman Edukasi Bencana Danau Cimpago, Pantai Padang, Senin (17/12).

Kepedulian terhadap penyelamatan air menurutnya, harus dimulai dari sekarang tidak hanya dari pemerintah saja. Tetapi juga melibatkan seluruh masyarakat. “Pemerintah pusat dalam upaya ini menyediakan fasilitas, sarana dan prasarana, seperti penanaman pohon ini, penyediaan bak sampah, sehingga sampah tidak lama lama berada di tempat sampah tapi langsung diangkut,” terangnya.

Kegiatan HMPI yang dilaksanakan BWSS V Kementerian PUPR di Taman Edukasi Bencana Danau Cimpago, Pantai Padang, Senin (17/12), selain penanaman pohon juga diisi dengan pelepasan angsa dan burung merpati. Hadir pada kesempatan itu, Direktur Pengembangan Jaringan Sumberdaya Air, Kementerian PUPR, Ir Edy Juharsyah, M.Tech, Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah, Balai Pelaksana Jalan Nasional III, Ir. Aidil Fikri, ST, Kepala Dinas PSDA Sumbar, Rifda Suriani, Kepala Satker Cipta Karya, Forkopimda Sumbar, dan stakeholder.

Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terimakasih kepada BWSS V Kementerian PUPR yang telah memberikan dukungan dengan membangun Taman Edukasi Bencana di objek wisata Danau Cimpago Pantai Padang. Termasuk juga penanaman pohon yang telah dilaksanakan. “Kegiatan ini, jelas melengkapi objek wisata di Kota Padang, yang lebih baik dan nyaman untuk dikunjungi wisatawan,” ungkapnya.

Pemko Padang selama ini bersinergi dengan Kementerian PUPR untuk melengkapi objek wisata. Setelah penanaman pohon, ke depan Danau Cimpago ini dipercantik dengan adanya air mancur yang nantinya akan didesain oleh BWSS V.

“Melalui penamaman pohon ini, kita berikan edukasi kepada masyarakat.Bahwa pemerintah memberikan perhatian serius soal lingkungan. Camat dan lurah harus edukasi masyarakatnya menjaga lingkungan dan jangan membuang sampah ke sungai. Karena bisa berdampak rusaknya lingkungan. Hadir perguruan tinggi diharapkan dapat mengedukasi masyarakat di pinggiran sungai agar jangan membuang sampah ke sungai,” harapnya.

Kepala BWSS V, Maryadi Utama yang juga sebagai ketua pelaksana mengatakan, tema HMPI tahun ini, “Menanam Pohon Bagi Penyelamatan Lahan dan Air”. Kegiatan ini untuk meningkatkan produktivitas alam dan kelestarian lingkungan, sebagai upaya mengantisipasi perubahan iklim global, degradasi dan deforestasi hutan dan lahan. “Sekaligus juga untuk mengembalikan keseimbangan siklus hidrologi pada sungai, situ, danau, embung, waduk dan sumber air permukaan lainnya,” terangnya.

Penanaman pohon ini, dilaksanakan pula secara serentak di 34 provinsi, dengan target penanaman 100.000 pohon. Sampai saat ini telah terkumpul sebanyak 129.389 batang pohon, yang terdiri dari tanaman keras, tanaman buah-buahan serta tanaman mangrove.

Sebanyak 36.818 batang pohon telah ditanam, pada saat penyelenggaraan Hari Air Sedunia dan Dharma Wanita Persatuan Kementerian PUPR tahun 2018. “Sisanya 92.571 batang pohon akan ditanam di lahan-lahan kritis, DAS, di tepian jalan dan juga pantai. Sedangkan untuk di lokasi yang tersebar di beberapa wilayah di Sumbar akan ditanam sebanyak 10.600 batang pohon,” tambahnya.

Penanaman pohon di Sumbar dilaksanakan di beberapa lokasi dengan total 10.600 bibit pohon siap untuk ditanam. Penanaman tersebut dilaksanakan di lokasi-lokasi antara lain, Danau Cimpago, Kota Padang sebanyak 100 pohon, Kawasan Wisata Mandeh (1.500 pohon), Anai River (400 pohon).

Penanaman pohon juga dilaksanakan di DAS Batang Kuranji (1.700 pohon), Bendung Sawah Laweh (400 pohon), Jalur ByPass (1.000 pohon), Batang Agam (300 pohon), Pantai Tiku (100 pohon). DAS Batang Sinamar (100 pohon), Lokasi Pisew (1500 pohon) dan Kawasan Koramil (3.000 pohon). (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top