Menu

Selamatkan 4 Anak, Ibu Korbankan Nyawa

  Dibaca : 921 kali
Selamatkan 4 Anak, Ibu Korbankan Nyawa
MENINGGAL DUNIA— Jasad Mainida (44) yang meninggal dunia demi menyelamatkan anaknya yang tenggelam saat mandi di Pantai Anas Malik dibawa ke RSUD Pariaman.

PARIAMAN, METRO – Pengorbanan yang dilakukan seorang ibu yang satu ini sungguh mengharukan. Berusaha menyelamatkan empat anaknya yang hanyut terbawa arus ombak, Mainida (44) malah tewas tenggelam di Pantai Anas Malik depan Rumah Makan Gubuk Salero, Kelurahan Pasir, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Minggu siang (12/01).

Namun, perjuangan Mainida yang warga Kelurahan Pengambiran Ampalu, Kecamatan Lubuk Begalung itupun membuat nyawa keempat anaknya berhasil diselamatkan. Yang bikin sedih, ketika diselamatkan wargga dan pemuda setempat, anak korban paling bungsu berada tepat di atas dada korban, sedangkan korban posisinya setengah badan sudah tenggelam.

Setelah dievakuasi dari pantai, Mainida bersama empat anaknya bernama empat anak korban bernama Dina Aulia (13), Siska Maharani (8), Muhaimin Rifai (5) dan Kadifah Najuwa (4) langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pariaman untuk mendapatkan pertolongan mesdis. Sayangnya, ketika di cek, Mainida ternyata telah meninggal dunia.

Sedangkan empat anak korban setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit lantaran terlalu banyak terminum air laut kembali sudah membaik. Atas insiden maut itu, Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama Kadis Kominfo Hendri langsung membesuk para korban dan memfasitasi pengantaran jenazah dan korban yang dirawat dengan ambulans secara gratis ke Kotra Padang.

Informasi yang dihimpun, korban bersama empat anaknya mendatangi kawasan wisata itu bersama rombongan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tenggang Raso, Kelurahan Pengambiran Ampalu. Rombongan berjumlah 80 orang datang menggunakan kereta api Sibinuang ke objek wisata Pantai Gandoriah, Pariaman.

Ketua rombongan, Ani Talud (55) mengatakan, kejadian sekitar pukul 11.00 WIB, yang mana korban bersama empat anaknya mandi-mandi di tepi Pantai Anas Malik depan Gubuk Salero. Tetapi, tidak beberapa lama, terlihat ada orang yang mengapung di tengah laut.

“Dari awal kita sudah cegah korban dan anaknya agar tidak mandi di pantai, namun korban bilang dia dan anaknya sudah biasa mandi di laut. Karena sudah tidak bisa diberi masukan, maka kami dan rombongan memperhatikan saja dari kejauhan. Ketika melihat ada yang mengapung, pemuda setempat berhamburan ke laut berenang melakukan penyelamatan,” kata Ani Talud.

Sementara itu, Zainal, salah seorang pemuda setempat mengatakan, di saat melakukan pertolongan pada ibu korban, salah seorang anaknya berada di atas dada korban. Bahkan, ia mengakui baru kali ini merasa terharu dari beberapa kali menolong korban tenggelam di pantai. Melihat pengorbanan seorang ibu yang rela mengorbankan nyawa demi menyelamatkan anaknya.

“Meskipun posisi ibunya dalam kondisi separoh tenggelam, namun 1 orang anaknya yang kecil saat berada di dadanya berhasil diselamatkan termasuk 3 orang lainnya oleh para pemuda yang melakukan pertolongan,” jelasnya.

Usai memberikan pertolongan, kelima korban langsung dilarikan ke IGD RSUD Pariaman, untuk mendapatkan perawatan. “Malang bagi si ibu, sampai di rumah sakit ia sudah meninggal dunia, meskipun ke empat anaknya berhasil diselamatkan,” pungkasnya. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional