Close

Selama Tahun 2022, 110 Kebakaran Terjadi di Agam

Syahrul Kabid Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Agam

AGAM, METRO–Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Agam mencatat, sepanjang tahun 2022 terjadi sebanyak 110 kebakaran di Ka­bupaten Agam.

Dari total 110 kasus keba­ka­ran tersebut, Ke­ca­ma­tan Lu­buk Basung men­catatkan ke­ja­dian ter­tinggi yakni mencapai 23 kali musibah keba­ka­ran. Hal itu dise­butkan Ke­pala Sa­tuan Po­l PP Damkar me­lalui Syahrul, Ka­bid Pema­dam Ke­bakaran saat dite­mui di ruang kerja­nya, Jumat (20/1).

Dijelaskan, dari data kejadian ter­sebut dirinci ma­sing-masing Kecamatan Lubuk Basung sebanyak 23 kejadian, Baso 11 kali, Banuhampu 13, Ampek Angkek 15, Tilatang Kamang 5 kali kejadian.

Kemudian, kecamatan Tanjung Mutiara 10 kali kejadian, Candung 5, Tanjung Raya 3, IV Koto 10, Palembayan 2, Sungai Pua 2, Ampek Nagari 5, Kamang Magek 2, Palupuah 1 dan kecamatan Matur 3 kali kejadian.

Ditambahkan Syahrul, musibah kebakaran terjadi pada umumnya disebabkan korsleting listrik, kebocoran gas, sisa pembakaran, dan sebagian kecil api dari kompor dan tungku.

Menyikapi kondisi itu, Syahrul mengi­ngatkan masyarakat agar mengontrol dan periksa instalasi listrik dan api kompor.

Diingatkannya, mengetahui kelayakan instalasi listrik dan saluran gas, supaya dapat mengantisipati pemicu api penyebab keba­karan.

“Begitu juga kehati-hatian dalam meng­gunakan api kompor atau tungku. Pastikan api padam dan tidak ada kebocoran gas sebelum berpergian,” ujarnya mengingatkan. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top