Menu

Selama Ramadhan 1442 H, Dinkes Ingatkan Prokes di Sekolah Tidak Kendor

  Dibaca : 94 kali
Selama Ramadhan 1442 H, Dinkes Ingatkan Prokes di Sekolah Tidak Kendor
KETERANGAN PERS—Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, A.H. Agustion memberikan keterangan pers kepada wartawan.

POLIKO, METRO
Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, A.H. Agustion mengingatkan sekolah-sekolah yang ada di daerah itu untuk tetap mengetatkan protokol kesehatan (prokes) selama bulan suci Ramadhan, sebab hingga kini Covid-19 atau virus Corona masih ada dan kasus positif Covid-19 terus bertambah.

Selain pihak sekolah, orang tua murid juga diminta untuk melakukan pemantauan terhadap anak-anak mereka untuk tidak abai dalam penggunaan Masker saat ke sekolah, sehingga selama Ramadhan tidak terjadi penambahan kasus baru Positif Covid-19 di lingkungan sekolah.

Selain mengingatkan penerapan protokol kesehatan secara ketat, Dinas Pendidikan juga melakukan pembatasan jam belajar selama Ramadhan, sehingga upaya pencegahan terhadap penambahan kasus baru positif Covid-19 dilingkungan sekolah bisa dilakukan.

“Iya, kita ingatkan sekolah-sekolah yang ada di Payakumbuh untuk tidak kendor dalam penerapan Protokol Kesehatan selama Ramadhan ini, sehingga tidak terjadi penambahan kasus baru,” sebut Agustion baru-baru ini.

Mantan Kepala SMK N 1 Payakumbuh itu juga berharap tidak ada lagi sekolah yang terpaksa ditutup dan meliburkan aktivitas belajar mengajar tatap muka, seperti sebelumnya saat ada guru di Payakumbuh yang dinyatakan positif Covid-19.

“Tentu dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat kita berharap tidak ada penambahan kasus baru positif Covid-19 dilingkungan sekolah selama Ramadhan ini,” tutup Agustion.

Sebelumnya dukungan terhadap upaya pemerintah dalam mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Payakumbuh dilakukan pihak sekolah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, termasuk saat Pelaksanaan Ujian Sekolah (US).

Selain mengetatkan penggunaan masker, penyediaan tepat cuci tangan, melakukan pengukuran suhu tubuh dan melakukan penyemprotan Disenfektan. Seperti yang dilakukan di SMP N 9, pihak sekolah melakukan penyemprotan Disenfektan di ruangan Kelas VII dan VIII tak dipakai saat pelajar Kelas IX mengikuti Ujian Sekolah.

“Iya, kita melakukan penyemprotan ruangan kelas yang tak dipakai saat pelajar kelas IX melangsungkan Ujian,” sebut Syfarida, Kepala SMP N 9 beberapa waktu lalu. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional