Menu

Selama PSBB, Penghuni TMSBK Musim Kawin

  Dibaca : 362 kali
Selama PSBB, Penghuni TMSBK Musim Kawin
MUSIM KAWIN— Seekor Macan Tutul adalah salah satu hewan penghuni objek wisata TMSBK di Kota Bukittinggi. Selama berlangsung PSBB, hewan penghuni TMSBK ini memasuki masa kawin, sehingga banyak hewan positif hamil.

BUKITTINGGI, METRO
Selama pandemi Covid-19 dan PSBB, TMSBK sebagai salah satu objek wisata andalan Kota Bukittinggi, juga ditutup. Namun, selama itu pula, ternyata para hewan juga memasuki musim kawin.

Kabid TMSBK Kota Bukittinggi, Ikbal, mengungkapkan, selama ditutupnya Taman Marga Satwa Dan Budaya Kinantan (TMSBK) Kota Bukittinggi, cukup banyak hewan yang memasuki musim kawin. Bahkan, beberapa minggu terakhir, satwa tersebut sudah dalam kondisi hamil.

“Jadi ada positif ada negatifnya juga penutupan sementara dua setengah bulan kemarin. Positifnya, satwa merasa nyaman dan ada yang menjadikannya sebagai musim kawin, salah satunya macan dahan. Sehingga saat ini ada beberapa hewan atau satwa penghuni TMSBK yang hamil,” ungkap Ikbal.

Negatifnya, lanjut Ikbal, pendapatan TMSBK tidak ada, selama penutupan kunjungan dari tanggal 20 Maret sampai 29 Mei, TMSBK kehilangan pendapatan sebesar Rp 3,5 miliar. Target pendapatan TMSBK pada tahun 2020 atau sebelum adanya Covid-19 sebesar Rp 15 miliar.

“Dengan adanya wabah Covid-19 dan ditutupnya TMSBK selama 2 bulan lebih, kita mengajukan revisi target PAD dari TMSBK sebesar Rp 7 sampai Rp 8 miliar. Karena hingga Mei lalu, pendapatan TMSBK hanya baru sekitar Rp 3 miliar,” ujar Ikbal.

Kemudian, untuk perawatan 335 ekor dari 122 jenis hewan atau satwa termasuk ikan hias yang menghuni TMSBK, semuanya terawat dengan baik dan sehat karena selalu dipantau tim Dokter Hewan TMSBK. Begitu juga untuk makannya juga terpenuhi setiap harinya. Karena TMSBK ini milik Pemerintah Kota Bukittinggi, maka untuk makannya telah dianggarkan dalam APBD setiap tahunnya.

“Setiap bulannya untuk makanan satwa atau hewan penghuni TMSBK ini berkisar Rp 180 juta sampai Rp200 juta,” kata Ikbal.

Memasuki New Normal, Pemerintah Kota (Pemko) Bukittinggi kembali membuka objek wisata untuk umum, namun tetap mematuhi Protokol kesehatan pe nanganan Covid-19,bterutama mewajibkan pengunjung dan warga kota Bukittinggi memakai masker.

Menurut Kabid TMSBK Ikbal itu, untuk TMSBK hari Sabtu (30/5), kunjungan ke TMSBK sebanyak 500 orang lebih dan pada Minggu (31/5) lalu meningkat menjadi 1.000 orang lebih. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional