Close

Selama Libur Lebaran 1443 H, Pemko Bukittinggi Raup Rp2 Miliar dari Kunjungan Wisatawan

MAGNET WISATAWAN— Kota Bukittinggi yang memiliki sejumlah magnet pariwisata menarik para pengunjung untuk datang dari berbagai daerah.

BUKITTINGGI, METRO–Selama libur lebaran Idulk Fitri 1443 H, Objek Wisata di Kota Bukittinggi kembali memberikan pemasukan signifikan kepada daerah setempat dengan kunjungan wisa­tawan yang luar biasa.

Kota Bukittinggi memiliki sejumlah magnet pariwisata yang menarik para pengunjung untuk datang dari berbagai daerah, tercatat hingga hari kelima Lebaran, 90 ribu lebih pengunjung masuk destinasi wisata yang ada dengan total pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp2 miliar.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Bukittinggi, Hendry mengatakan,  kunjungan ke objek wisata di Bukittinggi mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya karena dua tahun terakhir terdapat pembatasan akibat pandemi Covid-19. “Alhamdulillah, objek wisata Bukittinggi tahun ini yaitu kebun binatang Taman Marga Satwa Budaya Kinantan (TMSBK), Benteng Fort de Kock dan Taman Panorama serta Lu­bang Jepang, dipadati pengunjung,” kata Hendry.

Ia menyebutkan, berda­sarkan data jumlah karcis masuk yang terjual, pada hari H atau lebaran hari pertama jumlah kunjungan objek wisata baru mencapai 4.000 pengunjung, namun memasuki hari kedua melonjak hingga mencapai 16 ribu pengunjung. “Berikutnya pada Rabu tanggal 4 Mei sebanyak 25 ribu pengunjung dan pada Kamis sudah mencapai 28 ribu pengunjung, terakhir kemaren 24 ribu orang,” kata Hendry.

Menurutnya, peningkatan pengunjung berpengaruh pa­da jumlah PAD Kota Bukittinggi yang terus naik seiring bertambahnya kunjungan wisa­tawan ke objek wisata berbayar. “Pada hari lebaran pertama, pendapatan mencapai Rp 80 juta, hari ke-dua sebesar Rp 360 juta, lebaran hari ke tiga sebesar Rp 550 juta dan pada Kamis sebesar Rp 600 juta, data terakhir kemaren sekitar Rp 521 juta, artinya sejak hari H hingga H+4 PAD pariwisata mencapai sekitar Rp 2 miliar,” kata Hendry.

Kunjungan wisatawan dan PAD dari objek wisata diperkirakan akan mencapai puncaknya pada akhir pekan ini. “Kita prediksi puncak jumlah kunjungan akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, dengan membludaknya jumlah pengunjung, kita menerapkan beberapa kebijakan di dalam seperti di kandang burung, kalau sudah ramai akan dilakukan buka tutup sementara dan bisa masuk secara bergantian,” kata Hendry. Mes­kipun kunjungan wisata ramai kembali di Bukittinggi, namun petugas tetap menerapkan protokol kesehatan, pengunjung tidak diizinkan masuk objek wisata jika tidak menggunakan masker. (pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top