Menu

Selama Jokowi Belum Menegur Moeldoko, AHY Harus Ekstra Hati-Hati

  Dibaca : 54 kali
Selama Jokowi Belum Menegur Moeldoko, AHY Harus Ekstra Hati-Hati
Presiden RI, Joko Widodo.

JAKARTA, METRO–Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga mengatakan Ketua Umum Partai De­mokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) harus tetap berhati-hati selama Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum menegur Moeldoko.

Menurut Jamiluddin, dukungan Jokowi terhadap kepemim­pi­nan AHY seharusnya dibuktikan de­ngan menegur dan mem­be­ri­kan sanksi kepada kepala staf ke­presidenan (KSP) Moel­do­ko atas manuvernya terha­dap De­mo­krat.

Namun, hal yang ditunggu-tunggu publik terutama pengurus dan kader Partai Demokrat itu menurut Jamiluddin belum dilakukan oleh Jokowi.

“Oleh karena itu, Partai Demokrat yang dinakhodai AHY harus tetap ekstra hati-hati terhadap sepak terjang Moeldoko dan kubunya,” kata Jamiluddin kepada JPNN.com, Jumat (10/9).

Sebab, kata dia, bila lengah sedikit saja, terutama di penghujung upaya hukum, kubu AHY bisa saja dikalahkan. “Setidaknya kubu AHY harus sudah mengantisipasi skenario terburuk tersebut,” ucap akademisi Universitas Esa Unggul itu.

 Mantan dekan FIKOM IISIP Jakarta itu juga menilai pidato Presiden Jokowi dalam perayaan HUT ke-20 Partai Demo­krat pada Kamis (9/9), hanya dili­hat sebatas penghormatan. “Apre­siasi Jokowi mengindikasikan respeknya terhadap partai be­sutan Susilo Bambang Yudho­yono (SBY),” ujar dia.

Selain itu, Jamiluddin ucapan selamat ulang tahun Presiden Jokowi juga bentuk apresiasi atas kiprah Demokrat selama dua dekade.

“Jokowi mengakui kiprah Partai Demokrat di panggung politik dan terlibat membantu rakyat menghadapi pandemi Covid-19,” tandas Jamiluddin.

Ketua Umum Partai De­mo­krat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyinggung soal gerakan pengambilalihan kepemim­pinan Partai Demokrat (GPKPD) da­lam perayaan ulang tahun ke-20 partai berlambang bintang mercy itu, Kamis (9/9).

Gerakan yang dimaksud AHY yaitu kelompok KLB Deli Serdang yang mengangkat Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko sebagai ketua umum. Putra sulung Presiden Keenam RI itu juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader yang telah bergerak secara cepat untuk mengambil keputusan melawan upaya kudeta yang dilakukan para pihak eksternal tersebut.  “Terima kasih, kita telah berhasil mematahkan upaya para gerombolan yang ingin merusak de­mo­krasi dan juga merusak De­mokrat,” ucap AHY. (mcr8/jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional