Menu

Sektor Peternakan Sapi Miliki Peluang Ekonomi Menjanjikan di Kota Solok

  Dibaca : 150 kali
Sektor Peternakan Sapi Miliki Peluang Ekonomi Menjanjikan di Kota Solok
rapat paripurna— Wakil Wali Kota Solok Rahmadhani Kirana Putra memberikan sambutan saat menghadiri rapat paripurna di gedung DPRD Solok.

SOLOK, METRO–Sektor peternakan Sapi dinilai memiliki peluang ekonomi besar di Kota Solok. Kebutuhan akan Sapi pedaging masih banyak dida­tangkan dari luar daerah. Apalagi untuk kebutuhan hari raya kurban.

Di Kota Solok sendiri memang telah ada kelompok masyarakat yang mengembangkan peternakan Sapi. Namun, usaha peternakan sapi masih jarang dilakoni oleh masyarakat Kota Solok sebagai peluang usaha.

Menurut Wakil Wali Kota Solok Rahmadhani Kirana Putra, secara umum Pemerintah Kota (Pemko) Solok terus mendorong berkem­bangnya berbagai bentuk usaha ekonomi masyarakat. Seperti Usa­ha Kecil Menengah (UKM) m­a­syarakat.  Selain memberikan pembinaan dan pendampingan, Pemko Solok terus membuka ruang untuk penguatan permodalan dari berbagai pihak.

Diakuinya, persoalan permoda­lan memang kerap menjadi batu sandungan untuk pengembangan usaha bagi masyarakat. Keter­batasan modal memaksa usaha masyarakat jalan di tempat.

Pemerintah menyadari pengua­tan modal usaha merupakan hal yang sangat penting bagi masya­rakat dalam mengembangkan usa­ha mereka. Dan Pemko Solok lanjutnya terus berusaha mem­buka ruang agar seluruh pelaku UMKM mendapat ruang terhadap akses bantuan permodalan. “Pe­nguatan permodalan usaha ma­syarakat bisa diakses melalui lembaga perbankan maupun yang sifatnya non perbankan. Tentunya, memang ada sejumlah prasyarat yang mesti terlebih dahulu dipenuhi oleh pemilik usaha,” ujar Rama­dhani.

Selain jalur perbankan, juga ada berbagai bentuk bantuan permo­dalan yang sifatnya kemitraan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Rahmadhani meyakini jika usaha yang dilakukan masyarakat dija­lankan dengan baik, maka sangat yakin, nantinya berbagai lembaga keuangan akan berkenan untuk memberikan bantuan permodalan.

Dia juga menghimbau masya­rakat untuk tidak menyia-nyiakan bantuan permodalan yang dibe­rikan oleh berbagai pihak, jangan sampai berujung pada kredit macet karena akan menyulitkan pelaku usaha itu sendiri.

“Lakukan usaha dengan jujur, ukur kemampuan dan peluang usaha kita untuk berkembang dengan bantuan yang diberikan. Gunakan bantuan untuk pengem­bangan usaha, bukan untuk hal yang sifatnya konsumtif dan bentuk lainnya,” harap Ramadhani. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional