Menu

Sekolah Tatap Muka Diperbolehkan, Guru Dipastikan Selesai Swab dan Hasil Negatif

  Dibaca : 410 kali
Sekolah Tatap Muka Diperbolehkan, Guru Dipastikan Selesai Swab dan Hasil Negatif
TES SWAB—Sejumlah Guru di Kecamatan Sungayang akan melakukan tes swab di Puskemas setempat, disaksikan Kapolsek Sungayang Iptu Syahbudin.

TANAHDATAR, METRO
Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, melalui Dinas Pendidikan, Kemenag dan OPD terkait menyatakan sepakat untuk memulai pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, untuk dimulai kapan akan dilangsungkan diserahkan kepada sekolah dengan syarat yang telah diajukan.

Keputusan ini dikeluarkan setelah dilakukannya rapat kordinasi bersama Forkopimda dan dilanjutkan dengan rapat terbatas bersama OPD terkait dan Kemenag, di Kantor Dinas Pendidikan, Selasa (5/1).

“Pada prinsipnya anggota rapat setuju melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), “ ujar Riswandi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar, Rabu (6/1).

Sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri sebut Riswandi, maka sebelum dimulainya PTM maka terlebih dahulu akan dilakukan swab tes terhadap seluruh guru.

Untuk tahap awal, pengambilan sampel swab tersebut dilakukan terhadap guru disatuan pendidikan setingkat SMA dan SMK. “Mulai besok dilaksanakan swap untuk guru dan pegawai SMA dan SMK. Kita menargetkan untuk SMA dan SMK selesai dalam 3 hari. Hitungan ini kita ambil dimana 1 puskesmas dalam satu hari maksimal bisa mengambil sampel 50 orang. Puskesmas kita ada 14. Untuk jumlah semua guru dan pegawai kita di Tanah Datar itu ada lebih kurang 8.000 orang,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jadwal PTM tidak dilakukan secara serentak, melainkan dengan menyesuaikan. Maksudnya, bagi satuan pendidikan yang tenaga pendidiknya telah mendapatkan hasil negatif dari Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Universitas Andalas, maka sekolah tersebut dapat memulai PTM.

“Bagi sekolah yg telah selesai swap dan hasilnya telah keluar, maka telah bisa memulai PTM tanggal 11-1-2021. Begitu juga nantinya dengan SMP dan MTS hingga SD, yang sudah tuntas seluruh guru dan pegawainya diswab dan hasilnya telah keluar juga dapat memulai PTM,” lanjutnya.

Sementara itu Kabid P2P Dinas Kesehatan Tanah Datar Roza Mardiah mengatakan, jika pihaknya sedang melangsungkan swab bagi guru SMA sederajat.

“Untuk tahap awal baru di swab untuk guru SMA, SMK sederajat. Jumlahnya sekitar 1.700 orang. Untuk guru SD dan SMP serta lainnya menyusul, “ ujar Roza. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional