Menu

Sekolah Swasta Miliki Keunggulan dari Sekolah Negeri, Mahyeldi: Lebih Fleksibel dalam Kurikulum

  Dibaca : 197 kali
Sekolah Swasta Miliki Keunggulan dari Sekolah Negeri, Mahyeldi: Lebih Fleksibel dalam Kurikulum
WISUDA AR RISALAH— Gubernur Mahyeldi Ansharullah saat menghadiri Wisuda Tahfiz SD Quran Perguruan Islam Ar Risalah di aula kantor Gubernur, Sabtu (19/6).

SUDIRMAN, METRO–Sekolah yang dikelola oleh pihak swasta memiliki potensi besar untuk lebih unggul dari sekolah negeri karena sifatnya yang lebih fleksibel sehingga bisa menjadi pili­han utama bagi yang me­ng­inginkan pendidikan ber­kualitas.

“Sekolah swasta lebih fleksibel dalam kurikulum, penetapan standar guru dan finansial sehingga bisa lebih baik dari sekolah negeri yang dibatasi oleh aturan yang mengikat,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi saat menghadiri Wisuda Tahfiz SD Quran Perguruan Islam Ar Ri­salah di Aula Kantor Gu­ber­nur, Sabtu (19/6).

Disebutkan, untuk hal kurikulum sekolah swasta bisa melakukan terobosan. Misalnya dengan mema­suk­kan pelajaran tahfiz Quran. Hal itu bisa menjadi sebuah keunggulan dari sekolah negeri sehingga orang tua yang meng­ingin­kan pendidikan ber­kualitas bagi anaknya akan memilih swasta.

Sekolah swasta juga bisa menetapkan standar tertentu untuk memilih guru agar siswa yang ma­suk ke sekolah itu benar-benar mendapatkan pendi­dikan yang baik.

“Bahkan ada SMP swas­ta di Kota Padang ini yang punya standar guru minimal harus S2, bisa pula S3. Ini menjadi salah satu pe­narik bagi orang tua yang inginkan kualitas,” ujarnya.

Kemudian sekolah swas­­ta juga bisa lebih le­luasa mendapatkan finasial di­bandingkan sekolah ne­geri. Finansial itu hanya tergantung orang mau mem­­bayar atau tidak. Jadi wa­jar saja jika ada yang me­ngatakan kualitas ber­ban­ding sama dengan har­ga atau biaya.

Sementara di sekolah negeri ada banyak aturan yang membatasi sehingga anggaran untuk me­ning­kat­kan kualitas pendidikan di sekolah bisa sulit dida­pat­kan.

“Jika sekolah swasta memiliki tiga hal ini, maka yakinlah kualitasnya jauh di atas sekolah negeri. Dan yakin pula lah bahwa de­ngan sendirinya akan ba­nyak yang mencari untuk bisa masuk ke sekolah seperti itu meskipun mi­salnya lokasinya jauh dari keramaian,” ujarnya.

Menurutnya Dinas Pen­di­dikan di kabupaten/kota hingga provinsi harus me­ngu­bah cara berfikir. War­ga mampu yang meng­inginkan anaknya masuk se­kolah berkualitas harus di­arahkan ke sekolah swas­ta sehingga nantinya alo­kasi jumlah siswa 20-30 per­sen di swasta bisa pula ter­capai.

Sementara siswa ku­rang mampu dan yang tidak ingin sekolah di swas­ta baru akan diurus oleh pemerintah di sekolah-sekolah negeri. Ia menilai itu bisa menjadi salah satu strategi untuk me­ning­katkan kualiatas pendi­dikan di Sumbar.

Sementara untuk SD Quran Perguruan Islam Ar Risalah yang mewisuda tahfiz angkatan ke-6 gene­rasi ke-4, Mahyeldi menilai telah menerapkan prinsip fleksibilitas itu. Namun ia mengingatkan agar tidak puas dengan yang sudah ada, tetapi tetap harus dicari terobosan agar bisa menjadi yang terbaik. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional