Menu

Sekeluarga Sering tak Makan, Pedagang Jengkol asal Nias Dapat Bantuan Andre Rosiade

  Dibaca : 210 kali
Sekeluarga Sering tak Makan, Pedagang Jengkol asal Nias Dapat Bantuan Andre Rosiade
SERAHKAN BANTUAN— Tim AR Center Nurhaida dan Alwis Ray menyerahkan bantuan dari Andre Rosiade untuk keluarga Historis Waruwu di Pegambiran, Lubukbegalung.

PEGAMBIRAN, METRO
Historis Waruwu (42) semakin pusing setiap hari. Pasalnya, dengan semakin meningkatnya kasus Covid-19 dia semakin terjepit. Usaha sebagai pedagang jengkol di Pasar Raya juga tak bisa dilakoninya untuk menghidupi istrinya, Albertina (34) dan anaknya yang masih belajar di TK. Bahkan, mereka sekeluarga sering tak makan sampai satu atau dua Hari.

“Sudah pusing saya pak, entah bagaimana lagi menghidupi keluarga. Kadang sampai tak ada lagi yang akan kami makan sekeluarga. Saya benar-benar kalut, entah bagaimana lagi melalui hidup ini. Sudah coba minta kemana-mana, tapi sering tak data,” kata Historis saat dikunjungi Tim AR Center ke rumah kontrakannya di Pegambiran, Lubukbegalung, Padang, Selasa (6/10).

Perantau asal Nias, Sumut ini mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-harinya. Kalau tak ada makanan, mereka bisa hanya minum air putih saja selama sehari. “Kami tak tahu mengadu kemana lagi. Saya sering mencoba meminta bantuan kapada lembaga-lembaga kemanusiaan, tapi belum ada jawaban. Ke media kami juga coba,” katanya yang mengaku setahun terakhir menjadi mualaf di Masjid Agung Nurul Iman Padang.

Historis menyebutkan, dia sebenarnya memiliki tiga orang anak. Dua di antaranya yang masih balita (bawah lima tahun) sekarang dirawat oleh keluarga istrinya di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Karena, sejak beberapa tahun terakhir, mereka tidak mampu lagi menghidupi anak-anaknya.

“Sala hanya bisa berjualan di Pasar Raya, sekarang tak ada modal lagi. Entah dengan apa jengkol mau ditebus ke pengepul. Ingin bekerja di tempat lain, tak ada yang mau terima. Karena, saya punya kelainan sejak lahir di mata. Ya berjual jengkol yang saya bisa,” kata Historis kepada Tim AR Center, Nurhaida yang juga Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar, Alwis Ray (wakil sekretaris), Zulkifli (wakil bendahara) dan Rina Shintya (wakil sekretaris).

Hari itu, AR Center datang menyerahkan bantuan beras dan uang tunai kepada keluarga Historis. Bantuan dari Anggota Komisi VI DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade itu diharapkan bisa menjadi modal untuk kembali berjualan di Pasar Raya.

“Terima kasih pak Andre Rosiade atas bantuannya untuk keluarga kami. Tak akan bisa kami membalas, biarlah Allah yang akan membalasinya. Kami akan pakai uang ini untuk modal berjualan kembali,” kata Historis didampingi sang istri.

Nurhaida yang juga Sekretaris PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Sumbar mengaku prihatin dengan kondisi keluarga Historis. Apalagi dia mengetahui, keluarga itu belum membayar uang kontrakan rumah selama empat bulan. “Kami dapat informasi keluarga ini dari media, dan mencoba menelusurinya. Ternyata benar, pak Historis harus kita bantu,” katanya.

Andre Rosiade berterima kasih kepada Tim AR Center yang begitu giat mencari data dan menyalurkan bantuan untuk Keluarga-keluarga yang membutuhkan, terutama yang terdampak pandemi Covid-19. “Kami akan terus mengirimkan bantuan ke Sumbar, karena pandemi belum tahu kapan berakhirnya,” kata Andre yang juga ketua DPD Gerindra Sumbar. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional