Menu

Sejak Dilaunching di Padang, 955 Pengendara Terkena Tilang Elektronik

  Dibaca : 183 kali
Sejak Dilaunching di Padang, 955 Pengendara Terkena Tilang Elektronik
PAPARKAN— Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu memaparkan perkembangan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Kota Padang.

PADANG, METRO
Sejak dilaunchingnya Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) pada 24 Maret lalu yang diterapkan di Kota Padang, Polda Sumbar mencatat sebanyak 955 kendaraan yang terkena tilang elektronik.

955 pelanggaran yang dilakukan pengendara ini, kebanyakan melanggar tidak memakai helm, sabuk pengaman dan putar di bundaran yang dilarang serta menerobos traffik light.

“ETLE ýini di launching 23 Maret lalu. Di Padang, 24 Maret sampai 6 April kita masih lakukan sosialisasi kepada seluruh masyarakat Sumbar,” kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu, saat press release di Mapolda Sumbar,” Kamis (29/4).
Kombes Pol Satake Bayu mengatakan,ý setelah sosialisasi dilakukan, mulai dari 6 April sampai 14 April sosialisasi penindakan telah dilakukan dari tim ETLE yang berpusat di Polresta Padang.

“6-14 April ini kita sudah lakukan penindakan tanpa dikenakan denda tilang. Jadi penindakan telah dikirim kepada pelanggar berdasarkan nomor TNKB di kendaraan,” ujar kombes Pol Satake Bayu.

Dikatakan, ýdata pelanggaran lalulintas selama sosialisasi ETLE mulai 24 Maret sampai 5 April tercatat 955 pelanggaran. Seluruh pelanggaran ini ada tujuh pelanggaran yang dikelompokkan tim ETLE. Namun hanya tiga pelanggaran yang dilanggar oleh pengendara.

Ini tujuh kelompok pelanggarannya, ýpertama tidak memakai helm sebanyak 715, kedua, tidak memakai sabuk pengaman 54, ketiga, menggunakan HP saat berkendara nihil, keempat, pelanggaran putar balik 186, kelima, melanggar APIL (Traffight Light) nihil, keenam, melanggar rambu atau marka jalan nihil dan terakhir melawan arus nihil.

“Jadi cuma tiga pelanggaran yang sering dilanggar pengendara,” katanya.

Sementara untuk data pelanggaran lalulintas berupa surat konfirmasi tanpa dikenakan denda tilang ada sebanyak 598 pelanggaran. Ini terhitung mulai 6 April sampai 14 April.

Ini rincian pelanggarannya, tidak memakai helm 332, tidak memakai safety belt 161, pelanggaran putar balik 105. “Jadi 598 pelanggaran ini telah dikonfirmasi kepada pengendaranya namun tidak diberikan denda tilang,” ujarnya.

Terakhir, Kombes Pol Satake Bayu mengatakan, 15 April hingga saat ini tim ETLE akan memberlakukan denda tilang kepada pengendara yang terekam melakukan pelanggaran di sepuluh kamera pengintai yang tersebar di Padang.

“Mulai 15 April itu, tim ETLE sudah memberikan 24 tilang pada 24 kendaraan. Sembilan kendaraan sudah membayar dendanya di BRI, sisanya masih proses. Sementara ada 36 STNK yang telah diblokir karena tidak mengindahkan konfirmasi dari petugas,”tutupnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional