Menu

Sejak Diberlakukan PPKM Darurat, Aktivitas Pelabuhan Telukbayur Sepi

  Dibaca : 78 kali
Sejak Diberlakukan PPKM Darurat, Aktivitas Pelabuhan Telukbayur Sepi
SEPI— Ketua Koperbam Chandra berjalan kaki diantara suasana Pelabuhan Telukbayur yang sepi, setelah diberlakukan PPKM Darurat di Padang.

PADANG, METRO–Aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Ma­syarakat (PPKM) Darurat sudah berlaku di Jawa dan Bali sejak 3 – 10 Juli 2021 lalu. Ini merupakan sebagai bentuk dukungan atas kebi­jakan pemerintah. Untuk Kota Padang baru berlaku sejak Selasa (13/7) hingga Selasa (20/7) melakukan penyekatan di pintu masuk kota.

Aturan PPKM Darurat ini memang akan berdam­pak terhadap ativitas se­hari hari, perdagangan atau perekonomian, tak terjkecuali di Pelabuhan Telukbayur. Sebelum dite­tap­kannya Kota Padang dalam aturan PPKM Daru­rat itu, aktivitas bongkar muat sudah turun 10 per­sen hingga 15 persen.

“Namun perlu diingat, disuatu  sisi PPKM ini ada­lah inti kerjasama yang kuat dari semua elemen masyarakat untuk mema­rangi penyebaran pan­demi Covid-19 itu. Ini dila­kukan pemerintah demi pemulihan ekonomi me­nuju tatanan hidup kembali normal,” ujar Ketua Koper­bam Telukbayur Chandra, usai melakukan aktivitas joging pagi di Pelabuhan Telukbayur kemarin.

Disebutkan Chandra,   adanya perluasan PPKM Darurat ini tentu berdam­pak terhadap ekonomi dan dunia usaha. Tidak bisa dipungkiri juga berbagai indikator ekonomi, misal­nya indeks kepercayaan konsumen (IKK) dan indeks penjualan ritel sangat dipe­ngaruhi oleh perkem­ba­ngan kasus yang ada.

“Bagi Koperbam, saat ini kita dihadapkan pada dua peperangan sekaligus, yakni perang di bidang ekonomi dan perang di bidang kesehatan,” tandas Chandra.

Dia mengatakan, PPKM Darurat harus dilihat se­bagai bagian dari perang melawan pandemi. Untuk memulihkan kondisi eko­nomi Indonesia, maka se­ca­ra bersama-sama se­mua bisa menang dalam perang tersebut. Karena jika me­lalui kebijakan perluasan PPKM Darurat tingkat pe­nyebaran Covid-19 bisa ditekan, maka ini bisa men­jadi modal yang sangat berharga untuk mem­u­lihkan kondisi eko­nomi Indonesia.

“Perluasan PPKM Daru­rat ini harus kita lihat se­bagai upaya bersama un­tuk menangani pandemi Covid-19 yang menjadi kunci dari pemulihan eko­nomi,” ujar Chandra yang juga dipercaya sebagai Wakil Ketua Inkop Bidang SDM ini.

Koperbam Telukbayur sendiri serta para pelaku usaha yang beraktivitas di pelabuhan sangat men­dukung pemberlakuan PP­KM Darurat untuk mene­kan laju pandemi. “Ko­perbam memastikan men­du­kung dan akan berko­laborasi erat bersama pe­me­rintah untuk menang­gulangi pandemi ini,” tan­dasnya. (ped)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional