Menu

Sejak Awal Tahun, 12 Korban Meninggal Tenggelam di Kota Pa­dang

  Dibaca : 81 kali
Sejak Awal Tahun, 12 Korban Meninggal Tenggelam di Kota Pa­dang
Cuaca ekstrem ekstrem yang melanda seluruh perairan di Kota Padang sejak awal tahun menyebabkan sedikitnya 12 korban tewas tenggelam dan hanyut. Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang Barlius menyebut, angka kasus warga tenggelam ini sangat tinggi jika dibanding tahun lalu.

AIA PACAH, METRO–Cuaca ekstrem ek­strem yang melanda se­luruh perairan di Kota Pa­dang sejak awal tahun me­nyebabkan sedikitnya 12 korban tewas tenggelam dan hanyut. Kepala Pelak­sana (Kalaksa) Badan Pe­nanggulangan Bencana Da­erah (BPBD) Kota Pa­dang Barlius menyebut, ang­ka kasus warga teng­gelam ini sangat tinggi jika dibanding tahun lalu.

“Data kita di tahun 2020, orang tenggelam di tahun 2020  hanya 3 orang. Seka­rang, sejak awal tahun hing­ga Agustus meningkat jadi 12 orang,” kata Barlius di Media Center Balai Kota Padang, Rabu (1/8).

Kejadian ini disebabkan banyak faktor. Terutama faktor kelalaian dan ke­lenga­han. Korbannya rata-rata adalah anak-anak. Karena mereka meng­ang­gap bermain air adalah hal yang menyenangkan. Se­hingga mereka lupa jika pada titik-titik tertentu bisa ber­bahaya.

Selain itu juga ada ka­rena faktor cuaca yang juga berpengaruh pada ke­ada­an ombak serta arus air. Barlius mengimbau agar semua masyarakat untuk waspada, sehingga tidak menjadi korban hanyut atau tenggelam.

Selain musibah itu, ada beberapa kejadian lain yang terjadi di Kota Pa­dang. Yakni, pohon tum­bang 288 titik, banjir 26 lo­kasi, longsor 5 lokasi, angin puting beliung 5 lokasi, gempa bumi 8 lokasi, ke­ke­ringan 29 lokasi.

Selain itu, musibah yang masih terus di­was­padai adalah penyebaran Covid-19 yang sudah mem­­buat 523 orang me­ning­gal,  41.948 ter­kon­fir­masi positif dan 39.199 orang sembuh. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional