Menu

Sejak 2017, DAK Pendidikan Terus Meroket “2020” Dharmasraya Dapat Rp 44 Miliar

  Dibaca : 205 kali
Sejak 2017, DAK Pendidikan Terus Meroket “2020” Dharmasraya Dapat Rp 44 Miliar
Salah satu gedung Sekolah di kecamatan Koto Baru.

DHARMASRAYA, METRO
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, kembali memperoleh Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp44 miliar untuk kegiatan pembangunan infrastruktur pendidikan. Perolehan DAK bidang pendidikan dari pemerintah pusat melalui pihak kementerian terkait, mengalami peningkatan dalam kurun 2017 hingga 2020.

Berdasarkan data yang dihimpun POSMETRO, peningkatan kucuran dana DAK sejak 2017 untuk Pendidikan daerah itu tercatat sebesar Rp 5.040 miliar, sementara pada 2018 naik dua kali lipat dari sebelumnya, yakni mencapai Rp 11.870 miliar.

Kemudian, pada 2019 kembali terjadi peningkatan  Rp 35.806 miliar dan pada 2020 Kabupaten Dharmasraya mendapatkan perolehan dana DAK sebesar Rp 44 miliar.

Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya, Marius didampingi Kasubag PTP Bimbo Novariadi, Minggu ( 4/10), mengatakan dana tersebut diperuntukan untuk pembangunan fisik dan penunjang sektor pendidikan lainnya di Dharmasraya.

“Dari segi pembangunan fisik, ada penambahan ruangan belajar, pembangunan labor serta rehab gedung sekolah yang rusak berat, “ Ungkapnya.

Menurutnya, pelaksanaan pembangunan dari dana tersebut dilaksanakan oleh sekolah yang mendapatkan bantuan dan sesuai dengan petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang ditetapkan pihak Kementerian Pendidikan.

”Meski dikerjakan secara swakelola,  tetap kita awasi,” katanya.

Ia mengatakan, untuk penunjang program pendidikan lainnya, DAK diperuntukan untuk pengadaan komputer, mobiler, alat peraga serta alat kesenian yang berhubungan dengan dunia pendidikan.

Hal itu, lanjutnya, merupakan bentuk upaya pemerintah Kabupaten Dharmasraya dibawah kepemimpinan Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak usia sekolah di daerah itu dari sektor pendidikan formal.

Dia mengatakan alokasi yang berasal dari pemerintah pusat disebar untuk perbaikan dan pembangunan infrastruktur sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Dabupaten Dharmasraya.

“Kami pemerintah daerah tentu berterimakasih atas perhatian pemerintah pusat untuk kemajuan pendidikan Dharmasraya dengan menaikkan DAK pendidikan,” katanya.

Ia mengatakan tingginya kepercayaan pusat menyalurkan dana tidak berlepas dari pengusulan data data pokok pendidikan (Dapodik) yang disusun dengan baik. “Selain persyaratan lain yang harus dilengkapi, rapinya data Dapodik sangat mempengaruhi sekolah untuk mendapatkan DAK tahun ini,” katanya.

Terpisah Ketua DPC Hanura Dharmasraya, Rijal Imami dan Ketua DPC PPP, Harry Permana mengapresiasi kinerja apa yang telah dilakukan Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan adalah bukti bahwa beliau peduli terhadap kemajuan sektor pendidikan di Dharmasraya.

“Sutan Riska memberikan bukti, bukan janji. Maka jangan terpedaya oleh oknum yang baru hanya bisa berjanji,”  tegas Rijal Imami.

Menurutnya, upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan SDM melalui perbaikan infrastruktur pendidikan sangat jelas buktinya. “Dengan besaran DAK yang masuk setiap tahunnya, dari angka Rp 4 miliar tahun 2017 terus meningkat, puncaknya sebesar Rp 44 miliar ditahun 2020 ini,” ujarnya

Dengan meningkatnya bantuan DAK pemerintahan pusat selama lima tahun terakhir ini tidak terlepas dari kinerja dan upaya lobi yang masif antara pemerintah daerah dengan pusat.

Terpisah, Harry Permana menyebutkan, sudah saatnya masyarakat Kabupaten Dharmasraya jelimet atau pintar dalam mengambil keputusan. Jangan mudah percaya atas janji- janji yang di gaung gaungkan pada saat pilkada sekarang ini.  “Sekarang bukan lagi zamannya janji- janji manis, tapi adalah bukti,” pungkasnya (g)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional