Menu

Sehari tak Pulang, Petani jadi Mayat

  Dibaca : 518 kali
Sehari tak Pulang, Petani jadi Mayat
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 
Pembunuhan - dibunuh

ilustrasi

PARIAMAN, METRO–Petani asal Korong Gunung Padang Alai, Kecamatan V Koto Timur, Kabupaten Padangpariaman Taia alias Anjang (65), ditemukan tak bernyawa di kebun dekat rumahnya, Rabu (21/10) pagi. Diduga, dia tewas karena jantungnya sakit mendadak.

Kapolsek V Koto Kampung Dalam AKP Yusuf mengakui kasus tersebut. “Sekarang korban telah dimakamkan di perkuburan kaumnya. Tapi, kita masih melakukan penyelidikan penyebab tewas sesungguhnya,” ungkapnya.

Katanya, penemuan mayat berawal saat korban pergi ke ladang Selasa lalu. Namun, sampai Rabu pagi korban tidak pulang ke rumahnya. Melihat kondisi demikian sanak famili korban melakukan pencarian ke kebunya. Saat itulah korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dalam kebunnya dalam posisi terkelungkup dan hidung mengeluarkan darah. Sedangkan alat pompa untuk meracun rumput masih terpasang di punggung korban.

Sebelumnya, dua orang adik korban, Anis dan Sibuih melakukan pencarian di sekitar rumah korban. Namun, tidak membuahkan hasilnya. hari rabu ke dua orang adik korban menemukan korban telah menjadi mayat dalam kebunnya. Melihat kondisi demikian dua orang adiknya melaporkan ke masyarakat sekitar. Mayat korban langsung dievakuasi untuk diambil visumnya.

“Dari hasil visum diketahui korban tewas karena diduga karena penyakit jantung. Tanda-tanda penganiyaan ditubuhnya tidak ada, tapi berberapa orang saksi telah kita ambil keterangan untuk proses lebih jauhnya, keluarga korban melerakan kepergian korban,” kata Kapolsek. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional