Menu

Sehari Pasca-Idul Adha, Pasar Tradisional masih Sepi

  Dibaca : 1802 kali
Sehari Pasca-Idul Adha, Pasar Tradisional masih Sepi
WARUNG TUTUP— Warung-warung yang berada di depan RSUD Rasidin Padang, tutup sejak rumah sakit milik daerah itu dijadikan sebagai tempat penanganan pasien khusus Covid-19.
Pasar Jumaaik, di Nagari Bayur, Tanjungraya, Agam masih terlihat sepi sehari pasca-Idul Adaha - istimewa

Pasar Jumaaik, di Nagari Bayur, Tanjungraya, Agam masih terlihat sepi sehari pasca-Idul Adha.

AGAM, METRO–Sehari pasca-Idul Adha, pasar tradisional masih belum diminati oleh warga. Termasuk sebuah pasar yang terletak di tepian Danau Maninjau, tepatnya di Pakan Jumaaik, Nagari Bayur, Kecamatan Tanjungraya, Agam. Kalau biasanya ramai, kemarin pasar itu sepi.

“Kami tahu, kalau berdagang hari ini akan sepi. Tapi, tak ingin juga meliburkan diri, karena rezeki di tangan Tuhan,” ujar seorang pedagang sayur, Devi (34), Jumat (25/9) di kawasan satu dari lima pasar tradisional di kawasan Tanjungraya itu.

Menurut Devi, mereka tetap berdagang, meski tidak seperti biasanya, membawa banyak barang. Untuk sehari setelah Lebaran ini, cukup membawa seadanya saja. Karena, masyarakat telah menyiapkan semua perlengkapan untuk memasak dagin kurban jauh-jauh hari.

“Pakan Jumaaik atau pasar Jumat ini waktunya pendek, karena dibatasi shalat Jumat. Tapi itulah cirinya, warga lebih cepat datang biasanya, dan dagangan cepat selesai. Kalau masih ada yang bertahan usai shalat Jumat, itu tak seberapa,” katanya.

Di pasar ini, semua perlengkapan harian masyarakat dapat ditemukan.Mulai dari beras, lauk pauk, sayuran, buah-buahan, dan lainnya. Aneka ragam ikan juga ada, bahkan ikan dari laut yang dikenal dengan “lauak tiku” atau ikang tongkol. Aktivitas pasar ini, juga dikawal oleh Nagari Bayur, sebagai “pemilik” pasar.

Seorang pemuda Maninjau, Rivai St Mantari menyebutkan, di salingka Danau Maninjau, dikenal dengan pasar yang berpindah-pindah dalam sepekat. Nama pasar, disesuaikan dengan hari digelarnya. Pasar dimulai hari selasa dengan nama Pakan Salasa di kawasan pusat kecamatan Maninjau, Nagari Maninjau.

Namun, untuk hari Rabu, ada dua pasar yang digelar serentak. Pertama di kawasan Nagari Sungaibatang, yang disebut dengan Pasar Sungaibatang. Sedangkan lainnya di kawasan Simpang Kotokaciak, yang disebut dengan Pakan Rabaa atau Rabu. Meski serentak, dua pasar ini cukup ramai.

Dua lainnya adalah Pakan Jumaaik, dan juga Pakan Akaik yang digelar hari Minggu. Pasar Ahad ini digelar di kawasaan Kotobaru, yang terletak antara Nagari Bayur dan Kotokaciak. Masyarakat salingka danau memang telah terbiasa dengan pasar berpindah ini setiap harinya. (i)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional