Menu

Sehari, 48 Pasien Sembuh dari Corona

  Dibaca : 138 kali
Sehari, 48 Pasien Sembuh dari Corona
Feri Mulyani Hamid, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang,

AIAPACAH, METRO
Penambahan kasus positif Covid-19 di Kota Padang belum bisa dibendung. Pada Rabu (2/9), terjadi penambahan 25 kasus , sehingga totalnya hingga kemarin sudah ada 1.266 kasus corona di Kota Padang. Sementara itu, penambahan kasus sembuh sangat tinggi yaitu 48 orang.

Berdasarkan data di website dinkes.padang.go.id, penambahan 25 kasus kemarin berasal dari Kelurahan Jati (1 kasus), Alai Parak Kopi (5 kasus), Balai Gadang (1 kasus), Dadok Tunggul Hitam (1 kasus), Lubuk Minturun (1 kasus), dan Anduring (1 kasus).

Kemudian, Lubuk Lintah (2 kasus), Korong Gadang (1 kasus), Paraklaweh (2 kasus), Flamboyan (2 kasus), Purus (1 kasus), Berok Nipah (1 kasus), Piai Tangah (1 kasus), Pasa Gadang (1 kasus), Rawang (1 kasus), Belakang Pondok (1 kasus), dan Surau Gadang (2 kasus).

Selanjutnya, penambahan 48 pasien sembuh berasal dari Kelurahan Jati (3), Kubu Dalam Parak Karakah (2), Parak Gadang Timur (1), Gunung Pangilun (4), Alai Parak Kopi (2), Lolong Belanti (1), Ulak Karang Utara (1), Lubuk Buaya (1), Batipuh Panjang (1), Parupuk Tabing (1), Dadok Tunggul Hitam (1), dan Lubuk Minturun (1).

Berikutnya, Kuranji (3), Anduring (1), Lubuk Lintah (1), Ampang (1), Korong Gadang (1), Pasar Ambacang (4), Lubuk Begalung (2), Tanah Sirah Piai (2), Kampung Jua (1), Indarung (1), Bandar Buat (3), Flamboyan (2), Rawang (1), Batang Arau (3), dan Tabing Banda Gadang (3). Dengan penambahan ini, maka total pasien yang sudah sembuh ada 887 orang. Kemudian, total meninggal dunia tetap 37 orang.

Sementara itu, terdapat 22 kelurahan yang sudah bebas dari Covid-19 karena ada pasiennya yang sudah sembuh atau meninggal dunia. Kelurahan tersebut ialah, Jati Baru, Sawahan, Sawahan Timur, Air Tawar Timur, Lolong Belanti, Koto Pulai, Bungo Pasang, Padang Sarai, Tanjung Saba Pitameh, Banuaran, Tanah Sirah Piai, Koto Baru, Gates, Batu Gadang, Ujung Gurun, Rimbo Kaluang, Padang Pasir, Kampung Jao, Limau Manis, Seberang Palinggam, Ranah Parak Rumbio, dan Teluk Bayur.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Feri Mulyani Hamid mengimbau warga untuk waspada. Hal ini karena masyarakat merupakan garda terdepan pemutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Tenaga kesehatan merupakan garda terbelakang, justru masyarakat yang menjadi garda terdepan pemutus mata rantainya,” tukasnya.

Menurutnya, masyarakat diharuskan mengikuti protokol kesehatan dengan benar. Jika masyarakat mampu melakukan itu semua, jumlah terpapar virus corona akan berkurang. Tenaga medis pun akan mudah bekerja.

“Jika jumlah terpapar terus meningkat, tenaga medis akan kewalahan bahkan bisa tumbang. Karena jumlah tenaga medis yang terbatas,” sebutnta.

Ia mengakui, bahwa selama ini sulit untuk memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa Covid-19 merupakan virus berbahaya yang dapat mematikan. Sejumlah masyarakat bahkan ada yang menganggap enteng virus ini.

“Susah memberi pemahaman kepada sesuatu yang tak tampak (virus corona). Nanti setelah merasakan diisolasi baru tersadar, atau mendapati gejalanya. Kita tentu tak ingin masyarakat terpapar,” ungkap Feri Mulyani.

Kadisked mengajak warga untuk menerapkan protokol kesehatan. Mengenakan masker dengan baik, mencuci tangan, menjaga jarak, serta meningkatkan imunitas tubuh. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional