Menu

Sedang Parkir Dihantam Gelombang, Empat Kapal Wisata Tenggelam

  Dibaca : 265 kali
Sedang Parkir Dihantam Gelombang, Empat Kapal Wisata Tenggelam
KAPAL TENGGELAM— Salah satu kapal yang dihantam gelombang kemarin masih tenggelam dan belum dievakuasi.

PARIAMAN, METRO
Sebanyak empat unit kapal yang parkir di Muara Pariaman hancur dihantam ombak atau gelombang besar, Rabu (27/5) sekitar pukul 06.00 WIB. Untung saja dalam peristiwa tersebut tak ada korban nyawa manusia. Hanya saja, kerugian materi yang dialami pemilik.

Kasat Pol Air Polres Pariaman Iptu Sirjon Hardi, Kamis (28/5) mengatakan, empat unit kapal tersebut diantara dua unit kapal wisata, satu unit kapal Tagana dan satunya lagi kapal milik Sabandar. “Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah” ujarnya.

Ia mengatakan, akibat kuatnya hantaman ombak yang masuk ke muara, sehingga kapal-kapal yang bersandar di muara itu sebahagianya hancur dan tenggelam ke dasar muara, sementara kapal lainya masih aman.

Disebutkan, ke empat kapal itu kini masih tenggelam di dasar muara Pariaman, karena belum bisa dievakuasi mengingat kondisi cuaca masih belum kondusif dimana gelombang laut yang masuk kedalam muara masih kuat.

Sementara itu, salah seorang pemilik kapal wisata Hendri Saputra (45) mengaku tidak menyangka kapal miliknya akan hancur saat disandarkan di muara Pariaman itu. Namum saat melihat kondisi ombak yang begitu kuat masuk ke dalam muara membuatnya pasrah.

“Menurut saya ini pertama kalinya gelombang laut yang masuk ke dalam muara begitu kuat dan besar, sehingga tidak heran kalau ada kapal yang hancur,” sebutnya.

Hendri juga mengakui bahwa bencana itu membuatnya jadi rugi, karena kapal miliknya rusak berat dan tidak bisa di gunakan lagi. Apalagi kapal wisata miliknya itu sudah lama tidak beroperasi mengangkut wisatawan kepulau angso duo akibat virus corona, sehingga bisa dikatakan tidak ada penghasilan yang diperoleh dari kapal wisata miliknya.

“Kapal wisata milik saya ini belum diasuransikan sehingga jika ingin memperbaiki kapal itu saya harus mengeluarkan dana pribadi, dari mana saya bisa mendapatkan uang sebanyak itu,” pungkasnya.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pariaman, Azman  menyebut bahwa saat ini kondisi cuaca ekstrim, untuk itu diimbau kepada seluruh nelayan maupun pemilik kapal yang ada di Kota Pariaman untuk selalu waspada, jika tidak memungkinkan jangan pergi melaut. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional