Menu

Sebut Temannya Wanita “Gak” Benar, Perut dan Kepala ANI Ditendang

  Dibaca : 3136 kali
Sebut Temannya Wanita “Gak” Benar, Perut dan Kepala ANI Ditendang
DIREKAM VIDEO— Inilah rekaman video penganiayaan yang diduga dilakukan NF (20) terhadap temannya ANI (19) yang kini berujung ke ranah hukum.

PADANGPANJANG, METRO – Diduga menyebarkan isu negatif, ANI (19), warga Kelurahan Pasar Usang, Padangpanjang Timur harus menjadi korban penganiayaan teman sendiri NF (20). Bukti-bukti terpenuhi, NF ditangkap Rabu (27/3), sekaligus dilakukan penahanan di sel tahanan Polres Padangpanjang.

Kaur Bin Ops Polres Padangpanjang Iptu TJP Damanik, membenarkan telah terjadinya kasus penganiayaan terhadap korban ANI di perkebunan warga di kawasan Silaing Bawah, Padangpanjang Barat, Senin (11/3) lalu.

Sementara itu korban melaporkan peristiwa tersebut, Rabu (13/3) lalu.

“Laporan kita terima untuk diproses lebih lanjut,” sebut Damanik.

Sebelum melakukan penangkapan tersangka, ungkap Damanik, pihaknya melakukan penyelidikan. Setelah dilakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan indikasi penganiayaan serta terpenuhinya dua alat bukti. Penyidik langsung menggelar perkara dan menetapkan tersangka atas kasus itu.

”Proses hukum kita lalui. Pada tanggal 27 Maret tersangka kita panggil untuk diinterogasi. Mengakui perbuatannya, NF kita jadikan tersangka dan langsung dilakukan penahan,” sebut Damanik.

Dari keterangan yang diberikan tersangka, kekerasan yang dilakukan terhadap ANI berawal dari dugaan tersangka atas penyebaran isu negatif terhadap dirinya.

“Tersangka mengetahui ada isu miring tentang dirinya sebagai wanita gak benar,” sebut Damanik.

Tidak menerima isu tersebut, tersangka langsung menghubungi korban untuk bertemu di area pusat pendidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kelurahan Silaing Bawah, Padangpanjang.

Pertemuan kedua belah pihak berlangsung.

“Tak nyaman di situ, tersangka membawa korban ke area perkebunan warga yang tidak jauh dari lokasi semula. Di situlah tersangka melakukan penganiayaan dan mendokumentasikan kejadian berdurasi singkat itu dalam sebuah rekaman video,” ungkap Damanik.

Atas peristiwa itu, jelas Damanik lagi, tersangka terjerat pasal 351KUHP ayat 2 tentang penganiayaan. Tersangka terancam 2 tahun kurungan penjara.

”Perkara terus kita usut, sejumlah saksi sudah kita mintai keterangan lebih lanjut. Barang bukti yang berhasil kita amankan, berupa sepatu dan baju korban saat dianiaya,” jelas Damanik. (rmd)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional