Menu

Sebulan, 43 Pemain Narkoba Ditangkap Polda Sumbar

  Dibaca : 298 kali
Sebulan, 43 Pemain Narkoba Ditangkap Polda Sumbar
JEJERKAN PELAKU—Dirresnarkoba Polda Sumbar Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro bersama Kabid Humas Kombes Pol Satake Bayu memperlihatkan barang bukti narkotika yang disita dari 43 tersangka yang ditangkap selama bulan September.

PADANG, METRO
Dalam kurun waktu sebulan, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar mengungkap 30 kasus tindak pidana peredaran narkotika dengan jumlah 43 tersangka yang terdiri dari delapan orang bandar, 12 orang kurir dan 23 orang sebagai pemakai.

Tidak hanya menangkap para tersangka, Tim Black Eagle Ditresnarkoba Polda Sumbar juga menyita barang bukti 2,191 kilogram sabu, 138,24 kilogram ganja dan 5.720 butir ekstasi. Dari barang bukti yang disita Polda Sumbar mengklaim telah menyelamatkan 117,8 ribu orang, baik itu pemakai dan akan memakai.

Direktur Reserse Narkoba (Dirresnarkoba) Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro mengatakan, pengungkapan kasus ini sebagai bentuk komitmen Polda Sumbar dalam pemberantasan narkoba. Masing-masing tersangka memiliki peran berbeda. Di antaranya delapan orang adalah selaku bandar narkoba.

“Selanjutnya, 12 orang lainnya hanya sebagai kurir atau peluncur untuk mengantar barang haram tersebut. Kurir ini mendapatkan bayaran dengan mengantarkan narkoba. Sementara, 23 orang perannya hanya sebagai pemakai narkoba,” kata Wahyu saat jumpa pers di Polda Sumbar, Jumat (2/10).

Dijelaskan Wahyu, dalam pengungkapan kasus peredaran narkoba yang besar, pihaknya tak hanya menyita barang bukti berupa narkotika dalam jumlah banyak. Namun, juga terdapat dua unit kendaraan minibus, satu unit rumah serta bidang tanah dan uang tunai Rp591 juta yang merupakan hasil dari penjualan narkoba para tersangka.

“Uang disita di bank, ini hasil penjualan narkoba. Barang bukti rumah di Pekanbaru dan dua unit kendaraan roda empat yang masuk dalam kategori mewah, juga sudah kami sita. Jadi, kita juga rampas hasil dari penjualan narkoba itu dengan menjerat tersangka dengan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU),” jelas Wahyu.

Wahyu menuturkan, sebagian berkas ke-43 tersangka ini ada yang sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, namun belum ada yang masuk ke ranah pengadilan. Hal ini lantaran semua kasus merupakan tangkapan dalam 30 hari terakhir sehingga memang masih berproses.

“Untuk para bandar akan dijerat pasal 114 ayat (1) undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 5 hingga 20 sampai dengan seumur hidup kurungan penjara. Kemudian termasuk denda senilai hingga Rp10 miliar. Bahkan, untuk barang bukti yang lebih satu kilogram untuk jenis tanaman dan lebih dari lima gram bukan tanaman bisa diancam hukuman mati dan penjara seumur hidup,” tegasnya.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto menyebutkan, bahwa pengungkapan kasus ini merupakan komitmen pihaknya untuk memberantas narkoba. Pihaknya setidaknya telah menyelamatkan 117,8 ribu orang dari narkoba.

“Pengungkapan ini artinya kami dari Polda Sumbar memiliki komitmen pada pemberantasan narkoba, sebagaimana perintah Pak Kapolri dan Pak Kapolda yang sudah menekankan untuk fokus memberantas narkoba,” kata Satake Bayu.

Selain Polda Sumbar, pengungkapan kasus di jajaran polres juga terus digencarkan. Setidaknya, dari 19 polres di Sumbar, 60 kasus berhasil diungkap dengan 80 tersangka. Barang bukti narkoba yang disita didominasi sabu dan ganja.

“Polda Sumbar dan Polres jajaran akan terus bergerak untuk memberantan peredaran narkotika di Sumbar. Semuanya akan berlomba-lomba dalam pengungkapan kasus, dan tentunya semakin banyak pengungkapn akan ada reward untuk mereka,” pungkas Satake Bayu. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional