Menu

Sebelum PTM Dimulai, Wako Padang Ingin Herd Immmnty Pelajar Terbentuk

  Dibaca : 94 kali
Sebelum PTM Dimulai, Wako Padang Ingin Herd Immmnty Pelajar Terbentuk
PERLIHATKAN KARTU VAKSIN— Wako Padang Hendri Septa bersama seorang pelajar SMP memperlihatkan kartu vaksinasi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di SMPN 33, Kamis (9/9).

LUBEG, METRO–Ratusan siswa SMPN 33 Padang mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 tahap pertama di sekolah se­tempat, Kamis (9/9). Kegia­tan vaksinasi yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kota (DKK) Padang ini pun di hadiri langsung Walikota Padang Hendri Septa ber­sama PLH Sekda Padang Edi Hasymi dan Camat Lubuk Begalung Heriza Syafani.

“Vaksinasi ini kita laku­kan sebagai persiapan pe­lak­sanaan belajar tatap muka jika Kota Padang sudah lepas dari status PPKM level 4,” ungkap Wali Kota Hendri Septa di ha­da­pan tenaga pengajar dan siswa SMPN 33 berserta orang tua siswa yang turut mengantarkan anaknya untuk divaksin saat itu.

Selanjutnya dikatakan Hendri Septa, pelaksanaan vaksinasi bagi siswa SMP se-Kota Padang ren­cana­nya akan dilakukan sam­pai 16 September mendatang. Di­ha­rapkan semua siswa SMP sederajat di Kota Pa­dang dapat tervaksin se­bagai herd immunity atau mewu­jud­kan kekebalan tubuh se­bagai upaya pen­ce­ga­han penyebaran Co­vid-19.

“Alhamdulillah di hari ke-4 pelaksanaan vaksinasi bagi pelajar SMP di Kota Padang berjalan sangat baik. Bahkan orang tua siswa yang belum divaksin juga diperbolehkan divak­sin, begitu juga masya­rakat sekitar sekolah dan warga lainnya. Seperti ditarget­kan untuk vaksinasi siswa SMP sederajat yaitu seba­nyak 45 ribu orang,” tutur­nya.

Sementara itu pada saat yang sama Kepala SMPN 33 Padang Rohabdi Rusdan menjelaskan jum­lah siswa SMPN 33 Padang sebanyak 350 orang yang akan mela­ku­­kan vaksinasi. Tak hanya itu vaksinasi juga diikuti para orang tua siswa dan mas­yarakat di sekitar sekolah.

“Jika dijumlahkan total semuanya yang divaksin hari pertama di SMPN 33 yaitu sebanyak 600 orang. Sebelum melakukan vak­sinasi, pihak sekolah me­lalui guru-guru dan wali kelas telah melakukan so­sialisasi maupun edukasi ter­hadap orang tua dan wali murid terkait vak­sinasi,” ujarnya.

Selain melakukan edu­kasi, kata Rohabdi, pihak sekolah juga memberikan pernyataan kepada orang tua. Dalam surat per­nya­taan orang tua berhak me­milih apakah mengizinkan atau tidak mengizinkan anaknya untuk divaksin.

“Kita menargetkan, se­mua siswa SMPN 33 dapat divaksin melalui kegiatan vaksinasi massal ini,” ha­rap­nya. (rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional