Menu

Sebagian Pemilik sedang Liburan, Tujuh Rumah di Berok Membara

  Dibaca : 1028 kali
Sebagian Pemilik sedang Liburan, Tujuh Rumah di Berok Membara
KEBAKARAN—Tujuh unit rumah di Berok Nipah, Padang Barat, Kota Padang terbakar, Jumat (25/12) sore.

PADANG, METRO
Diduga ditinggal pemiliknya untuk liburan Natal dan tahun baru (Nataru), 7 petak rumah yang berada di Nipah Dalam, RT 2 RW 4, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang ludes terbakar.

Peristiwa yang terjadi tepat di belakang kantor Ditlantas Polda Sumbar ini terjadi, Jumat (25/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa tersebut pun sontak mengundang masyarakat setempat maupun pengendara yang melewati kawasan tersebut beramai-ramai mendatangi lokasi untuk menyaksikan kebakaran.

Polisi dari Satlantas Polresta Padang turut dikerahkan untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar lokasi disaat kedatangan dan selama proses pemadaman yang di lakukan oleh petugas pemadam kebakaran (Damkar) kota Padang.

Pantauan di lapangan, seluruh bagian dari 7 unit rumah yang terdiri dari 6 unit rumah petak dan 1 unit rumah besar hangus tak bersisa. Bahkan di antaranya 7 unit rumah yang terbakar tersebut, ada beberapa yang pagarnya terkunci sehingga menyulitkan pemadam kebakaran dalam memadamkan api.

Sebelum petugas pemadam kebakaran (Damkar) datang ke lokasi, warga sekitar berupaya memadamkan api dengan sumber air terdekat dan menggunakan alat seadanya seperti gayung, ember, dan baskom.

Satu unit mobil yang terparkir di salah satu rumah yang terbakar juga sempat dievakuasi oleh warga sekitar meskipun bagian lampu samping atas mobil terlihat meleleh karena panasnya kobaran api.

Salah satu warga sekitar, Anton (33) mengatakan, pada saat api mulai muncul pada salah satu rumah, kondisi 7 rumah tersebut sebagian ditinggal oleh pemiliknya.

Ia menambahkan, api langsung membesar dan menyebar ke 7 bangunan tersebut sehingga sebagian pemilik rumah yang berada di sana tidak bisa menyelamatkan barang-barang berharga mereka.

“Saya sedang berada di dekat kantor Ditlantas Polda Sumbar. Lalu tiba-tiba saya lihat asap hitam, ternyata ada kebakaran. Secara spontan beberapa warga melakukan upaya pemadaman,” jelasnya.

Sementara itu salah satu pemilik rumah, Chatilidia (51) mengungkapkan, sebelum terjadi kebakaran dirinya bersama beberapa orang keluarga sedang berada di dalam rumah. Tiba-tiba dia melihat kobaran api dari salah satu rumah.

“Jadi karena panik, saya langsung menyelamatkan diri bersama keluarga ke tempat yang lebih aman. Api dengan cepat menghanguskan rumah saya dan 6 unit rumah lainnya,” ungkapnya.

Kabid Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang, Basril mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan terjadinya kebakaran sekitar pukul 17.00 WIB. “Setelah itu kami langsung mengerahkan armada Damkar terdekat untuk melakukan pemadaman,” ujar Basril.

Ia menambahkan, objek yang terbakar merupakan 7 unit rumah yang terdiri dari 6 unit rumah petak dan 1 unit rumah induk yang berukuran besar. Ia mengungkapkan, saat terjadi kebakaran, sebagian rumah ditinggal pemiliknya. “Jadi sebagian rumah kosong ditinggal pemiliknya, diduga ditinggal karena liburan Nataru,” jelas Basril.

Basril mengungkapkan, dalam proses pemadaman, pihaknya sedikit mengalami kesulitan karena akses masuk ke lokasi kebakaran sempit lantaran berada di dalam gang. Kemudian, sebagian rumah pagarnya terkunci sehingga personel Damkar harus melompati pagar untuk mencapai titik api.

“Jadi ada rumah yang pagarnya terkunci sehingga personel kami sedikit mengalami kesulitan dalam hal pemadaman. Namun hal itu bisa segera diatasi dengan cepat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Basril menyampaikan, proses pemadaman 7 unit rumah yang terbakar tersebut berlangsung sekitar 1 jam. Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka dari kebakaran itu.

Sementara untuk penyebab pasti dan kerugian materil yang disebabkan oleh kebakaran itu, Basril mengatakan, pihaknya sepenuhnya menyerahkan kepada petugas kepolisian untuk melakukan penyelidikan.  “Lalu, dalam upaya pemadaman, Damkar Kota Padang menerjunkan sebanyak 8 unit armada Damkar dan sekitar 70 personel Damkar,” kata Basril.

Kebakaran di Berok Nipah tersebut terjadi pada momen libur Nataru. Untuk itu, Basril mengimbau masyarakat yang ingin berpergian agar memperhatikan kondisi rumah mereka sebelum ditinggal.

“Minimal dimatikan seluruh jaringan listrik. Lalu, jika ingin meninggalkan rumah, titip pada tetangga, atau kunci rumah titip kepada orang yang dipercaya, karena ketika kebakaran terjadi, barang-barang bisa diselamatkan,” ujarnya. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional