Close

Sebagian Besar Wilayah di Indonesia Bisa PTM Terbatas

ILUSTRASI— Pelaksanaan PTM terbatas.

JAKARTA, METRO–Pemberlakuan Pem­ba­ta­san Kegiatan Mas­ya­rakat (PPKM) kembali di­perpanjang selama 14 hari, yaitu mulai 21 September sampai 4 Oktober 2021. Sejumlah wilayah pun su­dah mulai mengalami perbaikan dalam penanganan Covid-19.

Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Da­sar, dan Pendidikan Menengah (PAUD Dikdasmen) Kemendikbudristek Jumeri menyampaikan, 99 persen atau 507 kota/kabupaten di wilayah Indonesia sudah dapat melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

“Saat ini situasi kabupaten/kota yang mendapatkan level 1-3 sudah sebagian besar, jadi yang masuk level 4 hanya 7 ka­bu­paten/kota atau hanya 1 persen dari sekolah itu yang masuk ke level 4. Ada 99 persen sudah masuk ke level 1, 2, 3,” ungkap dia dalam webinar Kembali ke Sekolah atau Belajar di Rumah: Mencari Solusi Terbaik Pembelajaran Anak, Selasa (21/9).

Adapun, total satuan pendidikan di Indonesia sendiri berjumlah 540.979. Rinciannya adalah level 1 ada 40.764 sekolah, level 2 terdapat 404.638 sekolah, level 3 ada 92.853 sekolah dan level 4 sebanyak 2.724 sekolah.

Untuk progres PTM terbatas, 58 persen sekolah di Indonesia masih melaksanakan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Sementara yang PTM baru 42 persen.

“Yang tertinggi di Aceh, Maluku Utara, Sumatera Barat dan terendah DKI Jakarta, meskipun DKI su­dah 660 sekolah membuka PTM terbatas, tapi frekuensinya masih sangat ren­dah, yaitu seminggu hanya satu kali atau satu hari,” tutur dia.

Untuk itu, ia meng­ha­rap­kan pemerintah daerah mendorong satuan pendidikan di wilayahnya untuk melaksanakan PTM terbatas. Sebab, ada 538.­255­­ sekolah yang sudah bisa menggelar sekolah tatap muka.

“Kami butuh dukungan dari daerah untuk memperbolehkan level 1-3 untuk segera membuka PTM terbatas, dari dinas kesehatan daerah untuk mengakselerasi vaksinasi bagi PTK yang menjadi prioritas nasional,” tegas­nya.­(jpg)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top