Menu

Sebagian ASN Bekerja di Rumah

  Dibaca : 278 kali
Sebagian ASN Bekerja di Rumah
WALI Kota Pariaman Genius Umar saat turun ke lapangan bersama rombongan menyaksikan langsung hasil pertanian masyarakat.

Wali Kota Pariaman H genius Umar menyatakan, mulai Selasa (14/4) sebagian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya bekerja dirumah Work From Home (WFH).

”Semua itu kita tuangkan dalam surat Nomor 809/397/BPKSDM-2020, yang menjelaskan tentang penyesuaian sistem kerja ASN di lingkungnya. Semua itu kita lakukan dalam rangka pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019,” kata Genius Umar, kemarin.

Genius mengatakan, kebijakan ini diambil menindaklanjuti arahan dari Presiden RI, tanggal 15 Maret 2020 terkait penanganan COVID-19, Surat Edaran Menpan RB Nomor 34 Tahun 2020, tanggal 30 April 2020 tentang penyesuaian system kerja ASN dalam upaya pencegahan penyebaran COVID-19.

“Kita membuat kebijakan WFH ini juga sesuai dengan berpedoman kepada keputusan Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Nomor 13.A Tahun 2020 tentang perpanjangan status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat Virus Corona di Indonesia,” ujarnya.

Dalam surat ini, ada 2 bentuk arahan untuk ASN Pemko Pariaman, dimana dijelaskan yang pertama OPD (Organisasi Perangkat Daerah) yang berhubungan dengan pelayanan langsung pada masyarakat, tetap melaksanakan aktifitasnya seperti biasa.

“Untuk OPD yang bersifat pelayanan langsung kepada masyarakat maka mereka bekerja seperti biasa, karena kita tidak menginginkan dengan adanya penyebaran COVID-19 ini, pelayanan kepada masyarakat terhenti,” ungkapnya.

Sedangkan yang kedua tentang OPD yang tidak melaksanakan pelayanan langsung kepada masyarakat, maka mereka akan bekerja dirumah atau WFH (Work From Home).

“Untuk ASN yang bekerja dirumah tidak diperkenankan keluar daerah tanpa seijin pimpinan, dan untuk kehadiran dilaksanakan secara online, melalui Whatsapp Group yang dikelola oleh pejabat pengelola kepegawaian masing-masing OPD, serta apabila keadaan mendesak, ASN yang bersangkutan dapat dipanggil ke kantor untuk melaksanakan tugas, dan terus mengaktifkan contak person/HP yang bisa dihubungi,” tuturnya.

Adapun OPD yang WFH adalah Sekretariat Daerah, Sekretariat DPRD, Inspektorat, BKPSDM, Dinas Dikpora, Dinas P3AKB, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Dinas Perkim LH, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Dinas Kesbangpol. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional