Menu

SE Liburan Natal dan Tahun Baru, Pelaku Usaha Wajib Terapkan Perilaku Dispilin

  Dibaca : 92 kali
SE Liburan Natal dan Tahun Baru, Pelaku Usaha Wajib Terapkan Perilaku Dispilin
Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni, kemarin, keluarkan surat edaran terkait liburan natal dan tahun baru di masa pandemi

PDG.PARIAMAN, METRO
Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni, kemarin, keluarkan surat edaran terkait liburan natal dan tahun baru di masa pandemi.

“Karena itulah dalam rangka menyambut libur natal dan tahun baru 2021 saya mengeluarkan surat edaran nomor 451/152/kesra/XII/2020 tentang pelaksanaan kegiatan masyarakat selama libur perayaan Natal dan menyambut tahun baru 2021 dalam tatanan kehidupan baru di Kabupaten Padangpariaman tertanggal 23 Desember 2020,” kata Ali Mukhni, kemarin.

Dalam surat edaran tersebut diminta agar para pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum wajib menerapkan perilaku disiplin penerapan protokol kesehatan, hal ini dilakuakn mengingat masih terus berkembangnya kasus Covid-19 di Kabupaten Padangpariaman.

“Mengingat penularan kasus Covid-19 di Kabupaten Padangpariaman masih marak, maka kami Pemerintah Daerah meminta kepada seluruh lapisan masyarakat terutama pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum wajib menerapkan perilaku disiplin protokol kesehatan demi menghambat penularan Covid-19 serta untuk kemaslahatan bersama,” ujar Ali Mukhni.

Selanjutnya ia juga melarang untuk tidak menyelenggarakan pesta perayaan tahun baru baik itu didalam ruangan maupun diluar ruangan, tidak menimbulkan kerumunan serta tidak menggunakan petasan, kembang api dan sejenisnya. Ia juga meminta agar mengkoordinasikan, mengkomunikasikan, dan mensosialisasikan edaran ini untuk dilaksaanakan dengan tertib, disiplin dan penuh tanggungjawab.

“Bagi pelaku usaha, pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab temapt dan fasilitas umum wajib menerapkan perilaku disiplin penerapan protokol kesehatan yang melanggar ketentuan dalam edaran tersebut akan diberkan sanksi sesuai dengan peraturan daerah Provinsi Sumatra Barat nomor 6 tahun 2020 tentang adaptasi kegiatan baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ungkapnya. Pelarangan diberlakukan mulai sejak tanggal ditetapkan sampai tanggal 4 Januari 2021.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional