Menu

SDN 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Integrasikan Pendidikan Tertib Lalu Lintas ke PPKn

  Dibaca : 73 kali
SDN 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung Integrasikan Pendidikan Tertib Lalu Lintas ke PPKn
Gedung SDN 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung.

AGAM, METRO–Sekolah Dasar Negeri (SDN) 63 Surabayo Kecamatan Lubuk Basung mengintegrasikan pen­didikan tertib berlalu lintas ke mata pelajaran Pendidikan Pan­casila dan Kewar­gane­ga­raan (PPKn). Kepala SDN 63 Sura­bayo, Zilfa menuturkan, pen­di­dikan berlalu lintas mulai dia­jarkan kepada siswa pada tahun pem­belajaran 2021/2022 ini.

Menurutnya pendidikan ter­tib berlalu lintas menjadi pen­ting mengingat tingginya kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan peserta didik. “Kea­manan dan keselamatan dalam berlalu lintas sangat penting diperhatikan kerena masih ba­nyak pelanggaran dan kecela­kaan, baik ringan sampai dengan pelanggaran dan kecelakaan berat,” ujar Zilfa,

Dijelaskan, pendidikan tertib berlalu lintas merupakan salah satu strategi yang mampu mem­fasilitasi upaya pembentukan karakter siswa. Dengan pen­didikan tertib berlalu lintas diharapkan para siswa dapat memahami nilai positif dari pentingnya arti etika dan bu­daya tertib lalu lintas.

“Pengetahuan akan ke­sela­matan lalu lintas sangat dibu­tuhkan dalam rangka mena­namkan pengetahuan dan disip­lin berlalu lintas di lingkungan pelajar serta membekali pelajar dalam hal pengetahuan, sikap, etika dan perilaku berlalu lin­tas,” jelas Zilfa.

Selain itu, dengan pen­didi­kan tertib berlalu lintas, para sis­wa diharapkan mau dan mampu menerapkan peraturan lalu lintas, mengubah perilaku ber­lalu lintas, mengarah kepada perilaku untuk selamat dalam berkendaraan.

Kemudian, menurunkan pe­langgaran dan kecelakaan lalu lintas, mengkampanyekan di­siplin lalu lintas, serta menjadi pelopor keselamatan lalu lintas. Disampaikan, pendidikan lalu lintas dalam pembelajaran da­pat dilaksanakan dengan cara mengintegrasikannya dengan mata pelajaran PPKn.

Materi pelajaran berupa membaca wacana tentang lalu lintas, mengamati gambar, ice breaking seperti yel-yel pelopor keselamatan berlalu lintas, nya­nyian rambu-rambu lalu lintas, tepuk rambu lalu lintas, tebak rambu dan masih banyak lagi kegiatan yang bisa diinte­grasi­kan ke dalam pembelajaran.

Untuk mewujudkan tujuan pembelajar, SDN 63 Surabayo menggandeng Kepolisian Resor (Polres) Agam melalui Satuan Lalu Lintas. Kedua belah pihak, sepakat menekan perjanjian kerja sama.

Disebutkan Zilfa, SDN 63 Surabayo menjadi pilot projek Polres Agam untuk memasukan kurikulum pendidikan tertib berlalu lintas ke dalam mata pelajaran.

“MoU diteken pada Maret lalu. Pelajaran langsung diberi guru kelas mulai kelas 1 sampai kelas 6. Dan jika diperlukan, pihak Polres Agam bersedia membe­rikan pengayaan dan pemaha­man lanjutan,” ujar Zilfa. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional