Menu

Sawah di Bungus Mulai Digenangi Air

  Dibaca : 72 kali
Sawah di Bungus Mulai Digenangi Air
Syahrial Kamat, Kepala Dinas Pertanian Kota Padang

LUBUK MINTURUN, METRO
Beberapa hari setelah hujan turun mulai berdampak positif pada lahan pertanian warga. Kecamatan Bungus yang sudah lama terpapar keke ringan, kini sudah mulai berair.

“Alhamdulillah, hujan sudah mulai turun. Jadi sawah sawah petani sudah mulai digenangi air,” sebut Kepala Dinas Pertanian Kota Padang, Syahrial Kamat, Minggu (28/2).

Saat musim kemarau ini, kekeringan paling berdampak pada persawahan petani di Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Untuk wilayah Bungus Barat mencapai 190 hektare, Bungus Selatan 35 hektare. Selanjutnya, Teluk Kabung Utara 97,50 hektare, Teluk Kabung Selatan seluas 18 hektare, Teluk Kabung Tengah 40 hektare. Kemudian, Bungus Timur 10 hektare.

Menurut Syahrial Kamat, kekeringan yang nyaris meluas terjadi di Bungus Teluk Kabung, disebabkan tak adanya serapan air akibat penebangan pohon. Solusinya adalah masyarakat harus menjaga hutan disekitar perbukitan. Saat ini hutan sekitar banyak yg dijadikan ladang, sehingga serapan air tanah berkurang.

Kemudian solusi lain adalah membuat sumur artesis. Namun butuh biaya besar.

Selain di Bungus, kekeringan sebelumnya juga meluas di Kuranji dan kawasan Anak Aia, Kecamatan Kototangah. Di Anak Aia ada sekitar 100 hektare lahan pertanian yang hanya berharap air hujan saja (sawah tadah hujan). Hal itu karena rusaknya saluran irigasi di sana yang belum diperbaiki.

Untuk mengatasi bencana kekeringan ini, Dinas Pertanian Padang sudah menyiapkan skenario terburuk yakni menaikkan air sungai dengan pompa. Saat ini sudah ada sekitar 50 unit pompa air berukuran kecil, besar dan sedang. Pompa-pompa tersebut ada di tangan kelompok-kelompok tani.

“Nanti kalau kemarau tetap berlanjut, kita akan anjurkan petani memakai pompa,” ungkap Syahrial, beberapa waktu lalu. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional