Menu

Satu-satunya di Wilayah Sumatera, Pemko Solok Raih TOP 30 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik

  Dibaca : 431 kali
Satu-satunya di Wilayah Sumatera, Pemko Solok Raih TOP 30 Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik
TERIMA PENGHARGAAN— Wali Kota Solok, Zul Elfian menerima penghargaan TOP 30 dalam pengelolaan pengaduan publik yang diserahkan langsung oleh MenPAN/RB, Tjahyo Kumolo.

KOTA SOLOK merupakan satu-satunya daerah yang mewakili Sumatera dalam penilaian lanjutan Kompetisi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) yang di gelar oleh Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Bagi Kota Solok, pengakuan secara nasional ini bukan sekedar kompetisi.

Namun diakui Wali Kota Solok, Zul Elfian, pengakuan ini merupakan bentuk komitmen kuat bagi Pemerintah Kota (Pemko) Solok beserta seluruh elemen yang ada dalam mewujudkan sistim tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih yang didukung dengan sistim pengelolaan pengaduan pelayanan publik yang diimplementasikan melalui Aplikasi LAPOR!.

Masuk sebagai TOP 30 setelah melewati TOP 40 pengelolaan pengaduan terbaik nasional, memang bukan langkah yang mudah bagi pemerintah daerah yang ada di Indonesia. Untuk masuk tahap nominasi TOP 30 ini, Zul Elfian sebelumnya telah memaparkan sendiri tentang upaya perbaikan layanan publik dan penciptaan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.

Semua itu jelas dengan implementasi Aplikasi LAPOR! yang diterapkan dilingkungan Pemko Solok di hadapan Tim penguji dalam penilaian lanjutan Kompetisi SP4N LAPOR! Tahun 2019. Bahkan, rangkaian tahapan penilaian Kompetisi SP4N-LAPOR! Tahun 2019 yang di mulai dari tahapan penilaian mandiri, evaluasi dokumen, wawancara dan observasi lapangan juga telah dilewati.

Sehingga penghargaan yang diterima langsung Wali Kota Solok Zul Elfian dari Menteri Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Tjahyo Kumolo di Jakarta, Senin (9/12) malam itu patut dibanggakan demi terwujudnya tata kelola pemerintah yang baik yang didukung partisipasi aktif masyarakat.

Zul Elfian yang hadir dalam penyerahan penghargaan didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Zulfadli,SH,M.Si, Kepala Bagian Humas dan Protokol Nurzal Gustim,SSTP,M.Si serta Kasubbag Penghubung Yopi Permana, SSTP,M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat atas dukungannya dalam pemanfaatan layanan pengaduan LAPOR! yang telah diterapkan Pemko Solok. Dengan adanya partisipasi masyarakat yang aktif, Pemko Solok senantiasa dapat melakukan perbaikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya bersama Wakil Wali Kota Solok dan seluruh jajaran Pemerintah Kota Solok telah berkomitmen untuk terus memperbaiki pelayanan kepada masyarakat, karena ini kerja Tim. Dan sudah sepatutnya kita memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat” tegas Zul Elfian usai menerima penghargaan.

Namun jauh dibalik penghargaan yang diraih, Zul Elfian berharap dengan adanya aplikasi LAPOR! yang telah diterapkan Pemko Solok, partisipasi masyarakat dapat semakin meningkat mulai dari tahapan perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan dalam proses pelaksanaan pembangunan guna terwujudkan Kota Solok, Menjadi Kota Beras Serambi Madinah yang Lebih Baik.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI telah menetapkan Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2019 yang terdiri dari 30 instansi dan 10 unit pelayanan publik dalam Kompetisi Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional-Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (SP4N-LAPOR!) Tahun 2019. Penetapan itu dilakukan berdasarkan Hasil Rapat Pleno Tim Evaluasi tanggal 18 November 2019 sebagai tindak lanjut verifikasi terhadap proposal sesuai dengan ketentuan dalam Keputusan Menteri PANRB No. 310/2019 tentang Penyelenggaraan Kompetisi Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2019.

Seperti disampaikan Deputi bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Diah Natalisa, kompetisi yang sudah diselenggarakan untuk kedua kalinya ini merupakan kegiatan penjaringan, seleksi, penilaian, dan pemberian penghargaan kepada penyelenggara pelayanan publik.

Kompetisi ini bertujuan untuk menjaring, mendokumentasikan, mendiseminasikan, dan mempromosikan pengelolaan pengaduan pelayanan publik sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik oleh pemerintah. Dan kompetisi pengelolaan SP4N-LAPOR! ini diharapkan dapat memotivasi penyelenggara pelayanan publik untuk membangun pengelolaan pelayanan publik yang terintegrasi, partisipatif, dan dimanfaatkan untuk perbaikan berkelanjutan.

Kompetisi ini juga diharapkan dapat mengakselerasi pencapaian kondisi yang diharapkan sebagaimana telah dirumuskan dalam Road Map SP4N. Dalam tahapan wawancara yang bertujuan untuk memperdalam aspek yang berkaitan dengan inisiatif yang diajukan dan capaian dalam setiap aspek pengaduan pelayanan publik sesuai dengan kriteria yang ditetapkan, Pemko Solok dinilai berhasil.

Kriteria tersebut antara lain pendorong perubahan, dampak yang terjadi, perubahan dan perbaikan pengelolaan pengaduan, serta keberlanjutan inisiatif. Perbaikan layanan publik dan penciptaan tata kelola pemerintahan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Solok pun mendapat apresiasi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur dan Reformasi Birokrasi. Dan Kota Solok menjadi satu-satunya Kota di wilayah Sumatera yang masuk ke dalam TOP 30 Kompetisi SP4N LAPOR! Tahun 2019. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional