Menu

Satu Kepala Dinas di Solsel Positif Covid-19

  Dibaca : 491 kali
Satu Kepala Dinas di Solsel Positif Covid-19
Novirman Juru Bicara Penanganan Covid-19 Solok Selatan

SOLSEL, METRO
Salah seorang Kepala Dinas berinisial BM (56) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil swab tes Laboratorium Dioagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas (Unand) Padang.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Solok Selatan yang juga Kepala Dinas Kesehatan Novirman mengatakan, seluruh pegawai Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Perindagkop UKM) Kabupaten Solok Selatan tempat BM bekerja akan dilakukan uji swab.

“Seluruh pegawai Disperindagkop dan UKM beserta keluarga pasien positif akan diambil sampel untuk uji swab termasuk pegawai kantor yang disebelahnya. Pemusatan pengambilan sampel besok di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang berada disebelah kantor Perindagkop dan UKM. Selain staf Perindagkop pegawai di kantor sekitar itu juga berinisiatif datang untuk pengambilan sampel,” kata Novirman, Kamis, (4/6/) kepada wartawan.

Novirman menjelaskan, terungkapnya Kepala Dinas tersebut positif Covid-19 tanpa gejala, merupakan hasil dari tes Swab terhadap 83 orang di lingkungan Pemkab Solsel. Hasilnya, ternyata ada satu orang dinyatakan positif. Dari informasi yang didapatkan, Kepala Dinas yang positif Covid-19 ini tidak memiliki riwayat perjalanan keluar dari Solsel.

“Selain itu, yang bersangkutan juga  pernah kontak langsung pada 26 Mei, orang pengantar kiriman barang dari anaknya di Padang. Kontak itu berlangsung satu jam. Ini yang diragukan oleh yang bersangkutan,” jelas Novirman.

Novirman menuturkan, pihaknya meminta yang bersangkutan untuk mengingat kembali siapa saja yang pernah kontak dengan beliau. Untuk mengetahui kepastian dimana yang bersangkutan terinfeksi, saat ini sedang dilakukan pelacakan dan melihat riwayat perjalanan. Selain itu rumah dia juga dilakukan penyemprotan dan pengambilan swab kepada anggota keluarga.

“Pejabat yang dinyatakan Positif Covid-19 itu, saat ini dilakukan isolasi mandiri di rumahnya. Hal ini sampai diambil keputusan oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Hari ini akan ada keputusannya,” sebutnya.

Sementara itu, Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan Richi Amran melalui Kepala Seksi Kedaruratan Romi Aprijal mengatakan, sesuai protokol, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan di perkantoran pemerintah untuk mencegah penyebaran, setelah diketahui satu pejabat dinyatakan positif Covid-19.

“Ada dua perkantoran di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan yang disemprot yaitu Kantor Bupati dan kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Solok Selatan,” kata Romi Aprijal.

Menurut salah seorang pegawai di kantor Bupati setempat, saat ini aktifitas perkantoran masih berjalan normal, meski sudah dilakukan penyemprotan. Namun karena Covid-19, perkantoran memang tidak ramai, karena adanya pembagian kerja. “Aktivitas di kantor masih normal dan berjalan seperti biasa. Hanya tadi ada penyemprotan,”jelasnya.

Terpisah, Plt Bupati Solsel, Abdul Rahman menegaskan, untuk sementara kantor Perindagkop UKM tempat BM bertugas akan dikosongkan dahulu untuk proses di sterilkan. Kemudian, BM bersama istrinya diisolasi dahulu di rumahnya dan tidak boleh keluar rumah.

“Padahal, Pemkab Solsel berencana bakal menerapkan New Normal pada 8 Juni 2020, namun dikarenakan ada terkonfirmasi positif Covid-19 maka akan jadi pertimbangan. Kita lihat nanti bagaimana hasil swab dari yang pernah kontak dengan beliau, untuk selanjutnya apa langkah yang akan diambil,” katanya.

Sampai saat ini, Kabupaten Solok Selatan sudah mencatat enam orang warganya dinyatakan positif Covid-19. Tiga pasien sudah dinyatakan sembuh,  yaitu DA (58), RM (23), serta AA (18) semuanya laki-kaki dan satu alamat di Pakan Rabaa Tengah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh.

Mereka berasal dari satu keluarga, dimana ayah dan dua orang anaknya dinyatakan sembuh, sedangkan ibu dan neneknya, masih diisolasi dan dirawat di BPSDM Padang dan RSAM Bukittinggi. Sedangkan kasus baru berada di Kecamatan Sungai Pagu.

Kasus Baru Covid-19 di Sumbar Bertambah 11
Kasus warga Sumbar yang terjangkit virus corona (Covid-19) masih terus mengalami penambahan. Kamis (4/6) terjadi penambahan 11 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga total di Sumbar sudah mencapai 594 kasus positif.

Kepala Dinas Kominfo Sumbar selaku Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal memebanarkan adanya penambahan 11 kasus baru di Sumbar. Selain penambahan pasien positif, juga ada pasien sembuh bertambah 35 orang, sehingga total sembuh 312 orang.

“Dari 11 orang sebanyak sembilan berasal dari Kota Padang yang merupakan cluster Pasar Raya Padang. Selanjutnya, satu orang berasal dari Kabupaten Solok Selatan berstatus ASN dan kemudian satu orang berasal dari Kabupaten Kepulauan Mentawai,” jelas Jasman. (afr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional