Menu

Satpol PP Sosialisasi di Pasar-pasar

  Dibaca : 190 kali
Satpol PP Sosialisasi di Pasar-pasar
SOSIALISASI PERDA— Personel Satpol PP mensosialisasikan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) ke sejumlah kawasan di Kota Padang, Selasa (15/9).

TAN MALAKA, METRO
Satpol PP Kota Padang sosialisasikan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) Selasa (15/9). Sosialisasi ini dilakukan dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di tengah-tengah masyarakat di Kota Padang.

Sosialisasi ini dilakukan bersama TNI, Polri, OPD, Camat, Lurah, dan dilakukan di seluruh wilayah Kota Padang. Untuk lokasi pada Selasa, personel Satpol PP melakukan di Pasar Pagi Asrama Haji, Pasar Pasia Nan Tigo, Pasar Lubuk Buaya dan Pasar Tabing, Pasar Pagi Parupuk Tabing, Jalan Khatib Sulaiman, Nanggalo,

Dalam sosialisasi tersebut, petugas mengimbau agar pedagang dan pengunjung mematuhi protokol kesehatan. Sebab bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi administrasi hingga kurungan penjara. Sanksi yang akan dikenakan berupa sanksi administratif berupa kerja sosial, yakni membersihkan fasilitas umum serta administrasi sebesar Rp100.000.

Selain itu, bagi orang yang kontak langsung dengan orang positif corona, seharusnya dilakukan karantina. Namun tidak menerapkan karantina atau isolasi mandiri akan dikenakan sanksi denda sebanyak Rp 500.000.

Kepala Satpol PP Kota Padang, Alfiadi mengatakan, perda tersebut dalam rangka melindungi masyarakat dari Covid-19 dan mewujudkan kesadaran bersama dalam rangka mencegah dan mengendalikan penularan corona. “Sebanyak 450 orang anggota diwajibkan melakukan sosialisasi di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing dan setiap bertugas selama seminggu mereka harus masif melakukan sosialisasi ini ke tengah-tengah masyarakat” ujar mantan Kepala Bapenda Padang ini.

Sosialisasi ini dilakukan petugas untuk menjaga masyarakat Kota Padang agar jangan sampai terkena sanksi atau pidana hingga sampai pada kurungan penjara nantinya. “Oleh karena itu, untuk menghindari agar tidak terkena kurungan penjara dan menjaga masyarakat Kota Padang, maka kita bersama-sama untuk mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditetapkan sehingga upaya kita dalam memutus mata rantai penularan Covid-19 bisa diwujudkan di Kota Padang,” ujarnya.

Tidak itu saja, jika ada yang kedapatan sanksi administrasi lebih dari satu kali, maka akan dikenakan sanksi pidana berupa kurungan paling lama 2 hari atau denda sebesar Rp250.000. “Begitu juga terhadap tempat-tempat usaha, jika melanggar aturan yang telah ditetapkan akan dikenakan denda sebesar Rp15 juta atau kurungan paling lama 1 bulan. Bahkan bisa sampai kepada penghentian sementara kegiatan, pembekuan izin hingga pencabutan izin usaha,” sebutnya. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional