Menu

Satpol PP Jangan Main Kekuasaan, Utamakan Pendekatan Penuh Keakraban

  Dibaca : 68 kali
Satpol PP Jangan Main Kekuasaan, Utamakan Pendekatan Penuh Keakraban
APEL— Wali Kota Bukittinggi Erman Safar memimpin apel di Kantor Satpol PP, beberapa waktu lalu

BUKITTINGGI, METRO
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bukittinggi sebagai penegak Perda dan pengawal kebijakan kepala daerah diminta untuk mengedepankan pencegahan melalui metode pendekatan penuh kakraban human interes.

Dan mengabaikan pendekatan yang lebih mengedepakan kekuasaan, yang sering dilakukan selama ini. Hal ini menjadi salah satu poin utama, ketika Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar memimpin apel, di Kantor Satpol PP, Selasa (9/3).

Apel tersebut, dihadiri Kepala Satpol PP, unsur pejabat, SKPD terkait serta diikuti seluruh personil Satpol PP Bukittinggi. Wali Kota Bukittinggi Erman Safar menginginkan, personel di lapangan dapat menggunakan pendekatan pencegahan dan keakraban dalam menegakkan peraturan. Peraturan memang harus ditegakkan, namun upaya pencegahan yang dilakukan dengan pendekatan, harus menjadi pilihan utama.

”Menegakkan peraturan, itu wajib, tidak bisa ditawar -tawar. Namun, dalam menegakkan peraturan di area yang rentan pelanggaran, kita pilih pendekatan dengan cara pencegahan dan penuh keakraban. Saya paham ini dilema bagi kawan-kawan personel Pol PP di lapangan, karena peraturan harus ditegakkan. Tapi saya berharap, kawan-kawan Pol PP bisa mendekati mereka dengan akrab, sopan dan santun. Setelah keakraban terjalin, baru bisa kita tegakkan peraturan,” ujar Erman.

Kedepan, lanjut Wako, karakter pedagang kali lima akan dikuatkan dan dibentuk, sehingga rasa memiliki mereka terhadap Bukittinggi tinggi. Keberadaan pedagang kaki lima tidak mengganggu pengunjung. “Boleh bebas selama mereka tidak mengganggu kenyamanan pengunjung dan tidak mengganggu akses masuk ke objek wisata. Dalam waktu dekat kami akan mempermudah pekerjan kawan-kawan personel Satpol PP. Setiap pedagang akan diberikan identitas yang jelas. Jika tidak ada identitas maka boleh ditertibkan. Dinas pasar akan memberikan briefing, dimana saja boleh berjualan dan apa yang boleh dijual. Kita bikin kesepakatan dengan pedagang,” tambah Erman.

Wako pun memaparkan, akan ada beberapa titik baru di Bukittinggi yang membutuhkan penjagaan dari personil Satpol PP untuk ditertibkan. Kedepan juga akan ada Satpol PP Wisata dengan pakaian tertentu. “Akan ada sedikit perubahan,”tegasnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional