Menu

Satgas Penanganan Covid-19 Agam Dievaluasi

  Dibaca : 102 kali
Satgas Penanganan Covid-19 Agam Dievaluasi
RAPAT EVALUASI— Wakil Bupati Agam Irwan Fikri memimpin rapat evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 dalam penanganan kasus Covid-19 di Kabupaten Agam.

AGAM, METRO–Wakil Bupati Agam, Irwan Fikri Dt Parpatiah SH memimpin rapat evaluasi tim Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Agam, Kamis (22/7). Rapat evaluasi digelar untuk mematangkan langkah dan strategi dalam menyikapi kasus penyebaran Covid-19 yang masih terus bertambah.

Wabup saat memimpin rapat evaluasi menyebutkan, Tim Satgas perlu memiliki pemahaman yang sama dalam hal penanga­nan Covid-19. Menurut Wabup, yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Agam itu, penyamaan persepsi dimaksudkan guna mematangkan langkah dan strategi dalam menekan penyebaran Virus Corona.

“Melalui rapat ini diharapkan nanti melahirkan presepsi yang sama, sebab tim satgas merupakan corong dan garda terdepan penanganan Covid-19 bagi ma­syarakat,” ujar Irwan.

Dikatakan wabup, rapat evaluasi juga bertujuan menyigi kembali kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sarana prasarana penanganan Covid-19 di daerah setempat.

Wabup berharap koordinasi penanganan Covid-19 bersama instasi vertikal juga makin terjalin untuk kedepan. Tim Satgas Penanganan Covid-19 diinstruksikan menjalin koordinasi dengan Forkopimda Plus hingga pemerintahan tingkat nagari.

“Kita juga perlu mengupdate kondisi eksisting hari ini, baik dalam hal pendataan, sosialisasi, penegakan hukum, pemberian sanksi, dan seberapa efektif upaya yang sudah kita lakukan,” ucap Irwan.

Sementara itu, Plt Kadis Kesehatan Kabupaten Agam Yosefriawan memaparkan, hingga Kamis (22/7) kemarin, total kasus aktif Covid-19 tercatat sebanyak 1.039 kasus. “Kurva pergerakan angka positif Covid-19 Kabupaten Agam perhari masih mengalami fluktuasi, penambahan kasus tertinggi bulan ini terjadi pada tanggal 17 Juli, yakni 150 kasus,” papar Yosefriawan.

Dipaparkan, per 20 Juli 2021 tercatat sebanyak 31.034 warga Agam yang sudah menjalani vaksinasi Covid-19. Disebutkan, angka capaian vaksinasi Covid-19 daerah setempat mengalami peningkatan signifikan.

Ditambahkan, sejumlah upaya penanganan dampak Covid-19 juga sudah digiatkan, seperti operasi yustisi penegakan Perda No.6/2020, penambahan tempat isolasi, penerbitan Surat Edaran Bersama Forkopimda, pelaksanaan vaksinasi, pengoptimalan Posko satgas hingga ke tingkat nagari dan sosialiasi protokol kesehatan Covid-19. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional