Close

Sarana dan Prasarana Transportasi Belum Memadai di Kota Solok

Wali Kota Solok Zul Elfian

SOLOK, METRO–Keberadaan Kota Solok dari sektor transportasi sangat penting. Namun, diakui sarana dan prasarana transportasi di Kota Solok terbilang belum memadai.  Untuk membenahi sektor transportasi, Wali Kota Solok Zul Elfian mengatakan, permasalahan pendukung transportasi di Kota Solok sudah disampaikan kepada Direktur STJ Kemenhub.

“Diharapkan dengan dukungan dari Kemenhub ke depannya ada solusi dalam pembenahan sektor transportasi di Kota Solok,” ucap Zul Elfian, kemarin.

Dikatakan Zul Elfian, Kota Solok merupakan dae­rah strategis dengan men­jadi penghubung bagi berbagai daerah di Sumbar.  Arus lalu lintas di kota tersebut cukup padat, sehingga sarana dan prasarana pendukung ketertiban transportasi sangat dibutuhkan.

Adapun permasalahan yang disampaikan Zul Elfian kepada Kemenhub an­tara lain, penataan Terminal Bareh Solok yang representatif, peremajaan alat uji kendaraan bermotor yang sudah 2 tahun belakangan tidak berfungsi lagi yang mengakibatkan pe­layanan tidak berjalan baik.

Selain itu juga alat ATCS  (area traffic control system) yang sudah tidak memadai lagi. Dinas Perhu­bungan Kota Solok saat ini memiliki 6 titik ATCS di berbagai, namun kondisinya saat ini tidak lagi memadai, apalagi Kota Solok dilintasi jalan lintas Sumatera.  “Ka­mi (Pemko Solok) memerlukan dukungan Kementrian Perhubungan, dalam rangka meningkatkan kua­litas sarana perhubungam dan transportasi di Kota Solok,” kata Zul Elfian.

Tak hanya itu, dalam menbenahi persoalan trans­portasi, seluruh pihak harus saling bersinergi mulai dari merencanakan, pembangunan, pengo­pe­rasian serta dalam monitoring evaluasi kebijakan dan program kerja yang telah ditetapkan.

Menurut Zul Elfian, persoalan sektor transportasi yang semakin kompleks dari waktu ke waktu di kota Solok, tidak dapat lagi ditangani secara parsial atau sektoral oleh karena itu ditekankan kepada stakeholder agar lebih solid dan bersinergi.

Ia mengatakan semua pihak yang bertanggungjawab terhadap penyelenggaraan transportasi, baik regulator maupun o­perator harus benar-benar memperhatikan masalah keselamatan transportasi diatas segala-segalanya. “saya minta kepada jajaran perhubungan agar lebih meningkatkan pengawa­san terhadap terhadap pengoperasian pelayanan transportasi, agar sepenuhnya mematuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Zul El­fian.

Karena perannya yang strategis, segala aspek SDM yang berkecimpung di Perhubungan dituntut untuk memperkuat kembali komitmen dan kerja keras yang nyata di sektor transportasi, karena erat kaita­nnya dengan meningkatkan kesejahteraan bangsa.

Keberhasilan pemba­ngunan sangat dipengaruhi oleh peran transportasi sebagai penghubung distribusi ekonomi, politik, dan sosial budaya. “Tanpa ada­nya sarana dan prasarana transportasi yang baik dan memadai, maka pemba­ngunan perekonomian dapat terhambat,” kata Zul Elfian. (vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top