Menu

Sapras Objek Wisata di Padang Barat bakal Dilengkapi

  Dibaca : 32 kali
Sapras Objek Wisata di Padang Barat bakal Dilengkapi
MUSRENBANG— Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah memberikan arahannya saat Musrenbang Kecamatan Padang Barat tahun 2020, Senin (11/2).

BANDAR GEREJA, METRO – Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengharapkan, melalui pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di tingkat kecamatan, dapat menyerap aspirasi masyarakat dan keberlanjutan program pembangunan di setiap kecamatan tahun 2020 mendatang. Di samping itu, juga dalam rangkaian mendukung program unggulan serta visi-misi Kota Padang 2019-2023 nantinya.

“Itu makanya kita menginginkan bagaimana dan seperti apa nantinya wajah setiap kecamatan dalam kurun lima tahun kita bekerja. Baik dari segi pembangunan infrastruktur, segi pendidikan, pariwisata dan juga masalah sosial kemasyarakatan serta lainnya,” ujar Mahyeldi saat membuka Musrenbang Kecamatan Padang Barat Tahun 2020 di Hotel Grand Inna Padang, Senin (11/2).

Mahyeldi melanjutkan, seperti di Kecamatan Padang Barat yang tengah menggelar Musrenbang, di samping upaya pembangunan lainnya, ia pun melihat akan pentingnya meningkatkan pengembangan berbagai objek wisata unggulan yang ada. Sebagaimana beberapa objek wisata tersebut sudah ditata dan kelola dengan baik. Tinggal ke depan membenahi objek wisata baru yaitu kota tua (heritage) dan kemudian juga penataan kawasan Pantai Muaro Padang.

‘Untuk itu diharapkan semua objek wisata yang ada di Padang Barat dapat kita sempurnakan sarana dan prasarananya,” cetusnya.

Menurut Mahyeldi, untuk kawasan Batang Arau yaitu agar menjaga kebersihannya. Begitu juga pembenahan kota tua tinggal perlu kesepakatan antara pemilik rumah dan tanah yang ada di sana, sehingga dalam waktu yang tak terlalu lama kawasan itu akan berubah.

“Sekarang agenda kegiatan sudah banyak di sana, seperti beberapa waktu lalu digelar kegiatan Serak Gulo (tabur gula-red), kemudian Sincia dan perayaan Tahun Baru Imlek yang cukup lama waktu rangkaian acaranya. Untuk itu pembenahan kota tua tersebut juga mesti diperioritaskan. Sehingga dengan itu akan menjadi daya tarik bagi masyarakat dan wisatawan mengunjungi kota tua tersebut dan berlama-lama di sana untuk menikmati Padang Kota Lama, kuliner dan hal lainnya,” tambahnya.

Di samping itu, Mahyeldi menyarankan, penanganan masalah sosial kemasyarakatan dan kemiskinan yang juga menjadi bahagian yang diprioritaskan untuk pembangunan ke depan. Dimana untuk Kecamatan Padang Barat ini yang harus digerakkan adalah peningkatan taraf kehidupan nelayan yang berada di bawah binaan Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Padang.

Begitu juga dalam rangka penanganan kemiskinan melalui Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perdagangan dan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerin) sebagai ‘leader’ nya. Selanjutnya masalah sosial kemasyarakatan perlu diperkuat segala sesuatunya seperti penguatan kelembagaan-kelembagaan yang ada.

“Jadi, apa saja program yang dihadirkan dan apa-apa saja harapan masyarakat akan dituangkan melalui hasil Musrebang kecamatan ini. Sehingga diharapkan permasalahan-permasalahan yang ada dapat terjawab. Ke depan kita juga memprogramkan akan membuat ‘Youth Center’ di setiap kecamatan. Maka itu perlu saat ini kita lakukan pendataan mana tempat-tempat yang berpotensi untuk itu. Sehingga bisa kita sinergikan dalam rangka untu menggerakkan dan menumbuhkan kegiatan-kegiatan kepemudaan nantinya,” tukasnya. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional