Menu

Sanksi Perwako 49/2020 Mulai Berlaku

  Dibaca : 260 kali
Sanksi Perwako 49/2020 Mulai Berlaku
BERI KETERANGAN— Kepala Dishub Kota Padang, Dian Fakri memberikan keterangan di Media Center Diskominfo melalui aplikasi Zoom, Rabu (24/6).

AIAPACAH, METRO
Mulai Kamis (25/6), Dinas Perhubungan Kota Padang akan menerapkan sanksi penerapan Perwako Nomor 49 Tahun 2020 tentang Pola Hidup Baru Dalam Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Bagi sopir angkutan kota (angkot) yang melanggar akan diterapkan sanksi kerja sosial atau denda.

“Mulai besok (hari ini), kita terapkan lagi sanksinya. Jadi penegakan hukumnya sudah mulai kita berikan,” sebut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang, Dian Fakri dalam diseminasi informasi yang diselenggaran Media Center Diskominfo melalui aplikasi Zoom, Rabu (24/6).

Dian menjelaskan, idealnya, sejak 13 Juni lalu, sanksi itu sudah mulai diterapkan. Namun karena Dishub masih memaksimalkan sosialisasi, maka sanksi belum diberikan.

Ia menambahkan, petugas yang ada di posko dan merazia para angkot, hanya sekadar memeriksa dan mengingatkan sopir saja. Yakni, selalu pakai masker, hanya boleh membawa penumpang yang pakai masker dan membawa penumpang dengan jumlah setengah dari muatan normal, lalu kemudian melepaskan sopir.

“Namun mulai hari ini, akan berbeda. Implikasinya, petugas yang terdiri dari Dishub, kepolisian dan Satpol PP akan melakukan apel pagi bersama. Lalu kemudian mencari tempat untuk melakukan pemeriksaan atau razia. Lalu melakukan penindakan,” tukasnya.

Dian menjelaskan, bagi sopir angkot yang melanggar ketentuan akan dikenakan sanksi membayar denda sebesar Rp100 ribu. Namun jika tak mampu membayar denda, yang bersangkutan bisa melakukan kerja sosial membersihkan sarana umum yang ada di sekitar razia.

Mengenai tempat razia, menurut Dian akan berpindah-pindah. Hal ini berbeda dengan keadaan selama 12 hari sebelumnya ini. Dimana, petugas melakukan pemeriksaan di posko-posko saja.

“Jadi razia ini tidak kita lakukan di posko lagi, tapi pindah-pindah. Lokasinya tim yang menentukan,” kata Dian.

Ia mengimbau agar semua sopir dan penumpang atau mematuhi protokol Covid-19, sehingga tidak menjalani penindakan oleh petugas. “Makanya, pas mau menaikkan penumpang, ingatkan juga penumpang agar pakai masker. Kalau tidak, bisa kena razia,” tandasnya.

Ketua Organda Padang yang juga anggota DPRD Padang, Mastilizal Aye mengimbau agar masyarakat mulai membudayakan akan selalu menggunakan masker kemana pun hendak berpergian. Bahkan masyarakat harus malu jika tak memakai masker. “Mari kita jadikan gaya baru hidup kita. Ini demi kebaikan bersama,” tandas Mastilizal. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional