Menu

Sandiaga Uno Janji Kembangkan KEK Bukit Ameh Mandeh “Paradise of the Soul”

  Dibaca : 78 kali
Sandiaga Uno Janji Kembangkan KEK Bukit Ameh Mandeh “Paradise of the Soul”
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno dan Bupati Pessel Rusma Yul Anwar.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno, mengunjungi Kawasan Wisata Pantai Carocok Painan, Jumat (23/4). Dalam kunjungan tersebut, Sandiaga Uno, mengaku kagum dengan keindahan dan potensi wisata di Pessel, termasuk Kawasan Objek Wisata Pantai Carocok Painan. Selain itu Sandiaga menyatakan, pihaknya akan menbantu mengembangkan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Pariwisata Bukit Ameh. Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar dalam ekspos dihadapan Menparekraf Sandiaga Uno, mengatakan Pessel adalah kabupaten yang membentang dari utara ke selatan, dengan diapit Samudera Hindia dan kawasan hutan Konservasi Taman Nasional Kecinci Seblat ( TNKS). Dengan garis pantai lebih kurang 232 kilometer, menjadikan potensi Pessel pertanian, perikanan dan pariwisata potensi unggulan.

Pessel dengan sebutan Negeri Sejuta Pesona, menjadi daya tarik wisatawan datang ke pessel, mulai dari kawasan Mandeh, Pantai Carocok Painan, Pulau Cingkuak, benteng Portugis, pPlau Semangki. Selain itu juga, wisata alam seperti jembatan akar, air terjun bayang sani, air terjun pelangai. Pada tahun 2014, Presiden Joko Widido datang ke Pessel untuk meresmikan Kawasan Bahari Terpaduh Mandeh, atas arahan tersebut dalam dua tahun akses kawasan mandeh kini sudah bisa ditempuh melalui jalur darat. Dimana awalnya hanya bisa ditempuh lewat jalur laut.

Tahun 2019 – 2020 pemerintah daerah dan masyarakat telah menyiapkan lahan seluas 420 hektar untuk dikembangkan oleh sektor swasta melalui KEK pariwisata, letaknya di bukik ameh. Bahkan, beberapa dokumen sudah diselasaikan. Seperti, FS, masterplan, amdal, dan peryataan kesediaan lahan dari masyarakat pemilik lahan. “Sampai saat ini belum mendapatkab calon pengusul. Kita berharap bapak Menteri bisa memfasilitisasi pembangunan KEK di Bukik Ameh kedepanya,” harap Rusma Yul Anwar.

Pembangunan rest area di kawasan Mandeh dibangun di puncak paku yang rencana akan diubah nama menjadi puncak Jokowi diharapkan dapat segera terwujud. Baik sarana dan prasarana, agar menjadikan Kawasan Mandeh dapat lebih tereksplore saat para pengguna jalan melakukan istirahat sambil menikmati keindahan kawasan Mandeh.

Bukan saja kawasan mandeh, kawasan pantai carocok painan adalah Icon pariwisata keluarga di pusat ibu kota kabupaten kebanggaan masyarakat Pessel. “Kami, berusaha mempercantik kawasan ini, dari waktu ke waktu,”. Pengembangan amenitas dan atraksi di Pulau Cingkuak dengan memperkuat data tarik wisatan sejarah dan budaya, karena Pulau Cingkuak adalah benteng portugis, pada masa lalu yang memiliki rekatan sejarah sangat kuat dengan kabupaten Pesse bahkan pantai barat sumatera. Pengembangan juga akan dilakukan di Pulau Semangki, pulau bersebalahan dengan Pulau Cingkuak. Dokumen perencanaan sudah selesai.

Bupati Pessel Rusma Yul Anwar dengan keterbatasan anggaran Pemda, apalagi pandemi Covid -19 masih menjadi prioritas utama pengalokasian anggaran, maka kedatangan Menparekraf RI menjadi solusi bagi percepatan kawasan pariwisata di Pessel. “ Pessel juga terdapat desa wisata, seperti perkampungan sulaman bayang, perkampungan batik, desa wisata limau gadang dan desa wisata sako gambir. Ekonomi Kreatif, kuliner, fashion. Maka perlu uluran tangan bantuan dari pemerintah pusat, sulit untuk bangkit,” kata Bupati.

Terakhir dalam eksposnya, Bupati Pessel menegaskan lagi bahwa Pemprov Sumbar telah berkomitmen dalam penyelanggataan pariwisata hallal yang telah ditetapkan melalui Perda Provinsi Sumbar no 1 tahun 2020. Dan, Kabupaten Pessel siap melaksanakan wisata Halal. Dirinya percaya bahwa thereatment yang kita lakukan melalui pariwisata halal adalah solusi dalam mempersiapkan destinasi di tengah pandemi.

Muda – mudahan prinsip pariwisata halal yang sangat komplementar dengan CHSE ( Cleanleanness health, Safety, Environtment Sustainability) akan menjadi kebiasaan baru. Sehingga wisatawan dan kita semua pelaku pariwisata merasakan aman dan nyaman. Bahkan di awal sambutannya, Sandiaga, memulai dengan pantun yang menggambarkan keindahan alam Kawasan wisata Carocok Painan. “Bulan puasa disebut juga bulan ramadan, waktu yang tepat untuk kumpulkan kebaikan, kalau mencari wisata bahari yang menawan, tentu Pantai Carocok yang menjadi andalan,” ucap Sandiaga.

Dikatakan, meskipun dalam situasi pandemi Covid-19, ekonomi masyarakat harus tetap bangkit. “Kita harus punya berkomitmen dan tetap optimis ekonomi mampu bangkit dan menang lawan Covid-19,” tegas menteri yang akrab dipanggil bang Sandi ini.

Untuk bisa bangkit dimasa pandemi ini, menteri, mendorong digitalisasi untuk penjualan produk-produk usaha ekonomi kreatif. Dalam kunjungan, dia melihat sejumlah kreatifitas masyarakat di tengah Pandemi, seperti adanya karya batik corona dan batik lumpo asal Pessel maupun kuliner seperti rendang lokan. Untuk itu, Sandiaga meminta karya-karya kaum emak-amak (Kaum Ibu) dapat dijual secara online dengan memanfaatkan teknologi. “Semoga pelaku ekonomi kraetif bisa maju dan berkembang,” tuturnya.

Dalam kunjungan tersebut, Sandiaga Uno, juga melakukan pencanangan Pariwisata Halal di Kabupaten Pesisir Selatan, yang ditandai dengan pemukulan gandang tambua. Pencanangan Pariwisata halal di Pesisir Selatan, merupakan perdana di Sumatera Barat.

Menurutnya, terkait luas lahan sekitar 420 hektare yang bakal dikembangkan untuk kawasan ekonomi khusus dapat dijahit dan dikemas sebagai “Paradise of the Soul” (sekeping syorga dari selatan). Untuk itu, katanya, pihaknya akan melihat pengembangan amenitas di suatu destinasi untuk mendukung kenyamanan wisatawan. Sementara itu, Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, memaparkan, potensi pariwisata Kawasan Mandeh dan Pantai Carocok Painan.

Dikatakan, Mandeh yang luasnya mencapai 18.000 hektar membutuhkan intervensi pemerintah pusat dan sektor swasta. Pada tahun 2019 – 2020 lalu Pemerintah Daerah dan masyarakat telah menyiapkan lahan seluas 420 hektar untuk dikembangkan swasta melalui KEK Pariwisata, letaknya di Bukit Ameh. “Beberapa dokumen penting juga sudah diselesaikan seperti masterplan, amdal dan pernyataan kesediaan membebaskan lahan dari masyarakat pemilik lahan. Untuk itu, mohon bantuan bapak menteri dapat memfasilitasi pembangunan KEK Pariwisata Bukit Ameh Mandeh,” harap bupati.

Hadir bersama Menteri Sandiaga Uno, Wagub Audy Joinaldy, Anggota DPR RI, Andre Rosiade, mantan Wagub Nasrul Abit. Dengan memukul gendang tambung, Sandiaga Uno, Wagub dan bupati meresmikan pencanangan Wisata Halal di Pessel. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional