Menu

Sandi Ulakan jadi Lokasi Kualitas Perumahan Kumuh

  Dibaca : 104 kali
Sandi Ulakan jadi Lokasi Kualitas Perumahan Kumuh
RAPAT PROGRAM— Suasana rapat Nagari Sandi Ulakan sebagai lokasi program peningkatan kualitas perumahan dan pemukiman kumuh.

PDG.PARIAMAN, METRO
Nagari Sandi Ulakan ditunjuk sebagai lokasi program peningkatan kualitas perumahan dan pemukiman kumuh di Padangpariaman. Semua itu terungkap saat Focus Group Discussion (FGD) III tentang Penyusunan Perencanaan Peningkatan Kualitas Perumahan dan Pemukiman Kumuh Kabupaten Padangpariaman di Nagari Sandi Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis.

Diskusi dipimpin Kabid Kawasan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Provinsi Sumatera Barat Ikhsan bersama Tim Perencanaan dari PT. Anirindo Mitra Konsultan. Dan dihadiri Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup Padangpariaman, Camat Ulakan Tapakis, Wali Nagari Zulbaidi, Wakil Ketua Bamus Zubir, Babinsa dan Bhabinkamtibmas nagari serta wali korong dan pemilik tanah/rumah yang berada dalam kawasan pembangunan.

Wilayah yang menjadi lokasi program Peningkatan Kualitas Perumahan dan Pemukiman Kumuh, yaitu seluas 14,51 Ha. meliputi sebanyak 5 Korong (Koto Panjang Timur, Simpang Indah Tanjuang Medan, Taluak Nibuang Tanjuang Medan, Binuang Ateh dan Binuang Bawah) yang memiliki 202 unit bangunan dan berpenduduk 612 jiwa.

Ikhsan mengatakan, FGD III bisa menghasilkan kesepakatan Rencana Aksi dan menetapkan kegiatan  selanjutnya. Program yang dijadwalkan selesai 5 tahun ini, dianggarkan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan lebih kurang Rp3,5 miliar. Sedangkan untuk pembangunan kawasan secara keseluruhan, masing-masing instansi akan menganggarkan sesuai dengan tupoksinya yang terkait penanganan kawasan kumuh.

Ikhsan menjelaskan, program yang akan dilaksanakan dan dianggarkan oleh masing-masing instansi dapat dikelompokkan seperti, Bangunan Gedung, Jalan Lingkungan, Air Minum, Drainase, Air Limbah, Persampahan dan Proteksi Kebakaran.

Wali Nagari Zulbaidi mengharapkan kepada masyarakat yang berdomisili di lokasi program, untuk bersikap kooperatif dan mendukung rencana besar ini. Karena kita termasuk nagari yang beruntung, ditunjuk berdasarkan SK Bupati Padangpariaman Nomor 73/KEP/BPP/2020 tentang Penetapan Lokasi Perumahan dan Pemukiman Kumuh di Padangpariaman.

“Hanya dua daerah di Sumbar yang menjadi pilot proyek berskala nasional ini, yang pertama Kabupaten Pasaman dan kedua Padangpariaman, dimana tiap daerah hanya ada satu nagari yang ditunjuk,” ujarnya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional