Menu

Samsat Keliling Sasar Pelayanan di Sudut Limapuluh Kota

  Dibaca : 224 kali
Samsat Keliling Sasar Pelayanan di Sudut Limapuluh Kota
LAYANI MASYARAKAT— Mobil Samsat Keliling melayani masyarakat Kecamatan Muaro Paiti. Terlihat masyarakat antusias menunggu untuk mendapatkan pelayanan.

LIMAPULUH KOTA, METRO  – Program melayani masyarakat dengan pola jemput bola, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Penerimaan Pendapatan Daerah Provinsi Sumbar di Sarilamak, Limapuluh Kota, rutin melakukan kegiatan Samsat Keliling hingga kesudut nagari di Limapuluh Kota. Sehingga, mampu meningkatkan pendapatan sekaligus memudahkan masyarakat.

“Ya, kita memiliki program Samsat Keliling untuk melayani masyarakat membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB). Program pelayanan maksimal tersebut, cukup dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Terutama bagi masyarakat yang jauh dari kantor pelayanan samsat, seperti di Kecamatan Kapur IX,” ucap Kepala Cabang UPTD PPD di Samsat Sarilamak, Haliman didampingi Plt Tata Usaha, Abrar, kemarin.

Berjarak hingga 40 kilometer dari pusat pelayanan Samsat di Sarilamak, Kecamatan Harau, masyarakat di Kecamatan Kapur IX, merasa terbantu dan dimudahkan dengan layanan Samsat Keliling. Pajak kendaraan bermotor yang harus dibayar agar tidak mati pajak, bisa dibayar melalui Samsat Keliling.

“Alhamdulillah, berjalan cukup lancar dan masyarakat bisa terbantu. Jika ada pengurusan lainnya, seperti Bea Balik Nama Kendaraan (BBNKB) atau mengganti STNK, memang tetap harus ke kantor pelayanan di Samsat Sarilamak,” sebut Haliman.

Jadwal Samsat Keliling juga sudah mempersiapkannya sedemikian rupa, artinya pemilihan hari untuk pelayanan keliling disesuaikan dengan pusat-pusat konsentrasi masyarakat seperti hari pasar nagari. Sehingga tanpa harus disengaja, masyarakat otomatis berkumpul dan ramai pada saat hari pasar.

“Samsat Keliling dipusatkan di Pasar Muaro Paiti, jika jadwalnya mengarah ke Kecamatan Kapur IX. Masyarakat biasanya sangat ramai minta dilayani. Selain memudahkan, tentunya upaya peningkatan pendapatan untuk penerimaan PKB juga menjadi optimal,” tambah Kacab, Haliman dianggukkan, Plt TU, Abrar.

Masyarakat juga merasa sangat senang, sebab pajak kendaraan bermotor menurut masyarakat adalah sebuah kewajiban nyang harus dibayar. Hanya saja jarak yang jauh dan pelayanan yang cukup menyita waktu, membuat sebagian masyarakat terkesan mengabaikan atau menyepelekan membayar pajak kendaraan mereka.

“Sebenarnya masyarakat pemilik kendaraan sangat sadar dengan kewajiban pajak, hanya saja kadang waktu untuk mengurusnya ke Sarilamak cukup jauh dan memakan waktu lama. Beruntung ada samsat keliling, bayar pajak mobil atau motor bisa disini saja,”sebut Antoni, salah seorang pemilik kendaraan di Muaropaiti, Kecamatan Kapur IX disela-sela mengurus pembayaran Pajak motor. (us) 

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional