Menu

Sampah 20-40 Ton per Hari, Dinas LHPRKP Minim Personil dan Armada

  Dibaca : 169 kali
Sampah 20-40 Ton per Hari, Dinas LHPRKP Minim Personil dan Armada
DLHPRKP Kabupaten Pasaman kekurangan sejumlah personel dan armada untuk membersihkan sampah dan mengelola taman.

PASAMAN, METRO
Dinas Lingkungan Hidup, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DLHPRKP) Kabupaten Pasaman mengakui kekurangan sejumlah personel dan armada untuk membersihkan sampah dan mengelola taman di wilayah itu.

Dimana saat ini Dinas LHPRKP Pasaman hanya memiliki 80 petugas kebersihan, tiga unit armada dumb truck, satu unit mobil tangki serta tiga unit ambro. Sementara, puluhan ton sampah harus diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA) sampah setiap harinya.

Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Kebersihan pada Dinas LHPRKP Kabupaten Pasaman, Yusrizal saat dihubungi. Jum’at (6/2) kemarin.

Ia mengatakan, sebanyak 20 hingga 24 ton sampah diangkut setiap harinya oleh petugas kebersihan ke TPA Labuai, Koto Tangah, Kecamatan Bonjol. “Benar, rata rata volume sampah 20-24 ton perhari. Sampah itu berasal dari sampah rumah tangga warga Lubuksikaping. Belum lagi dari Kecamatan Lainnya,” kata Yusrizal.

Sementara pengangkutan sampah dari tiap kecamatan tidak bisa dilakukan setiap hari, sebagaimana halnya di Lubuksikaping. Untuk menyiasatinya, pihaknya menempatkan satu unit kontainer sampah dilima titik di kecamatan.

Sementara pengangkutan sampah di kecamatan-kecamatan di Pasaman hanya bisa dilakukan minimal tiga kali dalam seminggu. Untuk di kecamatan ada lima titik kontainer sampah yang bisa standby, yakni Kecamatan Rao, Padanggelugur, Panti, Bonjol dan Kumpulan.

Untuk melakukan tugas-tugas kebersihan itu, kata dia, pihaknya masih kekurangan sejumlah personel, armada serta sarana prasarana kebersihan.

Sementara beban tugas yang dihadapi lumayan berat. “Petugas kebersihan kita baru 80 orang, masih kurang. Butuh penambahan sebanyak 120 orang petugas lagi. Demikian juga dengan armada dan sarana prasana lainnya juga masih kurang,” ungkap dia.

Sementara persoalan itu sudah ia sampaikan Kepada Bupati Pasaman Yusuf Lubis karena anggaran APBD yang belum memadai terpaksa mengandalkan armada dan personil yang ada saja.

Walaupun demikian pihaknya tidak tinggal diam tetap berusaha melakukan kordinasi kepada pemerintah pusat agar dana-dana yang telah dianggarkan dikementrian terkait dialokasikan ke Pasaman.

Yusrizal mengimbau, agar warga tidak membuang sampah sembarangan, apalagi ke sungai dan selokan. Tidak membakar sampah, apalagi sampah plastik. Sebab, tindakan itu dapat merusak lingkungan. (cr6)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Iklan

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional