Menu

SAH!! Pegadaian Sambut Positif PP Holding Ultra Mikro

  Dibaca : 104 kali
SAH!! Pegadaian Sambut Positif PP Holding Ultra Mikro
ILUSTRASI Pegadaian

JAKARTA, METRO–Pemerintah akhirnya resmi merilis Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2021 yang menjadi payung hukum Pemben­tukan Holding Ultra Mikro (UMi) tiga entitas BUMN yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Selaku induk holding, PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PN­M. Sejalan dengan hal tersebut, Pegadaian me­nyam­but positif terben­tuknya Holding UMi, yang sudah mendapatkan restu dari Presiden RI Joko Wi­dodo.

Dalam aturan tersebut menjelaskan tentang Pe­nam­bahan Penyertaan Mo­dal Negara Republik Indonesia ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perse­roan (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. Pe­nam­bahan modal dilaku­kan melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HME­TD/rights issue) sesuai ketentuan pasar modal.

Selain itu, payung hu­kum tersebut diterbitkan juga sebagai bentuk perwu­judan visi pemerintah un­tuk meningkatkan aksesi­bilitas keuangan segmen ultra mikro yang sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RP­J­MN) 2020-2024.

Direktur Utama Pega­daian, Kuswiyoto me­nga­ta­kan bahwa perseroan menyambut baik pe­ner­bitan PP ini dan optimistis proses integrasi akan ber­jalan sesuai harapan.

“Kami siap bergabung dalam holding ultra mikro ini, dan Pegadaian akan senantiasa menjalankan perannya dalam mendu­kung visi pemerintah untuk memacu ekonomi kerak­yatan. Peran Pegadaian akan tetap dipertahankan dan saling menguatkan” ujar Kuswiyoto.

Kuswiyoto menam­bah­kan, holding ini kedepan akan memberi manfaat yang lebih besar, baik ke­pada pelaku usaha di seg­men ultra mikro maupun entitas BUMN secara khu­sus. Selain itu, langkah strategis ini juga akan mem­perkuat data base pelaku usaha ultra mikro, sehingga bermanfaat da­lam mendukung sukses­nya program pemerintah dalam pembangunan eko­nomi kedepan.

“Holding ultra mikro memiliki tujuan utama un­tuk penguatan bisnis usaha wong cilik, serta kemu­dahan akses terhadap pem­­biayaan di Pegadaian. Nantinya masing-masing akan dapat saling meman­faatkan saluran opera­sio­nal secara terintegrasi, sehingga daerah jang­ka­u­an menjadi lebih luas. Ter­lebih upaya ini juga men­ciptakan efisiensi dengan memanfaatkan teknologi. Sehingga dengan integrasi, transaksi dapat lebih ce­pat, mudah, hemat dan akurat,” tambah Kuswi­yoto.(*/hsb)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional